Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menegaskan bahwa kemajuan sepak bola di Indonesia tidak hanya bergantung pada kualitas pemain dan pelatih, tetapi juga memerlukan dasar kepemimpinan yang solid. Pernyataan ini disampaikan saat pembukaan Garuda Academy Year II 2026 dalam rangkaian pembelajaran tatap muka CORE 1.0 yang berlangsung di Hotel Le Meridien, Jakarta, pada hari Kamis, 28 Juli.
Dalam sambutannya, Menpora Erick mengungkapkan rasa terima kasih kepada FIFA atas dukungannya terhadap perkembangan sepak bola di Indonesia. Ia menyatakan bahwa kecintaan masyarakat terhadap olahraga ini harus diimbangi dengan penguatan ekosistem yang lebih baik. “Terima kasih kepada FIFA yang sudah mendukung kemajuan sepak bola Indonesia, kita tahu kecintaan masyarakat terhadap sepak bola begitu besar,” ungkap Menpora Erick.
Erick Thohir juga menyoroti bahwa perhatian publik lebih sering tertuju pada pemain dan pelatih, padahal ada banyak komponen lain yang berkontribusi pada kemajuan sepak bola. “Sebagian komponen, backbone-nya ya adalah kita semua. Saya berulang kali menyampaikan bahwa leadership harus ada di dalam sepak bola, termasuk didalamnya dengan sistem yang baik,” tambahnya.
Menjadi Generasi Penerus Sepak Bola
Kepada 105 peserta Garuda Academy Year II CORE 1.0, Menpora Erick memberikan tantangan untuk menjadi generasi yang mampu membawa perubahan dalam industri sepak bola modern. “Saya ingin menantang kalian (peserta) karena kalian adalah masa depan sepak bola Indonesia. Kita serius membangun leadership. Jangan sampai fondasi yang sudah dibangun ini mengalami kemunduran. Di sini kalian harus bekerja dengan nilai. Apa yang dilakukan harus memberi manfaat bagi keluarga dan juga bangsa. Tidak ada transformasi yang berhasil tanpa komitmen leadership dan sistem,” jelasnya.
Komitmen Pemerintah dalam Pengembangan Olahraga
Lebih lanjut, Menpora Erick menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendukung pengembangan olahraga melalui penyelenggaraan ajang internasional yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. CORE 1.0 diharapkan menjadi dasar bagi peserta untuk memahami berbagai aspek penting dalam industri sepak bola modern, termasuk membangun identitas merek dan merencanakan serta menyelenggarakan event olahraga secara profesional.