Logo
Berita Olahraga

Perjuangan Fadona dan Fitriani Berakhir di Final Padel Asian Games 2026 dengan Medali Perak

Pasangan ganda putri Indonesia, Fadona Kusumawati dan Fitriani Sabatini, berhasil meraih medali perak di Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang di final. Meskipun tidak meraih emas, merek...

D
Dhearatika Jaya
04 October 2026 20 pembaca
Pasangan ganda putri Indonesia, Fadona dan Fitriani menyumbangkan medali perak untuk kontingen Indonesia dari cabor padel di Asian Games 2026. (foto:Akbar/kemenpora.go.id)
Pasangan ganda putri Indonesia, Fadona dan Fitriani menyumbangkan medali perak untuk kontingen Indonesia dari cabor padel di Asian Games 2026. (foto:Akbar/kemenpora.go.id)

Nagoya: Fadona Kusumawati dan Fitriani Sabatini, pasangan ganda putri Indonesia, berhasil menyumbangkan medali perak untuk kontingen Indonesia pada cabang olahraga padel di Asian Games 2026. Pertandingan final berlangsung di Nagoya City Higashi Sports Center pada hari Sabtu, 3 Oktober, di mana mereka harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah Jepang, Saki Tsukamoto dan Kae Takumoto, setelah kalah dalam dua set langsung dengan skor 3-6, 4-6.

Setelah pertandingan berakhir, kedua atlet Indonesia tersebut tidak dapat menahan air mata. Mereka mengekspresikan emosi yang mendalam, menumpahkan segala beban perjuangan yang telah mereka jalani. “Terima kasih ya,” ucap mereka dengan singkat, mencerminkan rasa syukur meskipun hasil yang diraih tidak sesuai harapan.

Medali Perunggu dari Pasangan Lain

Perolehan medali untuk cabang olahraga padel tidak berhenti di situ. Pasangan ganda putri Indonesia lainnya, Beatrice Gumalya dan Novela Putria, juga berhasil meraih medali perunggu setelah mengalahkan wakil Filipina, Danna Abad dan Joshea Malazarte, dengan skor telak 6-0, 6-0 tanpa kehilangan satu set pun.

Apresiasi dari Wamenpora

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, yang menyaksikan langsung pertandingan tersebut, memberikan pujian atas kerja keras dan dedikasi para atlet di lapangan. Meskipun hasil akhir di babak final belum membawa medali emas, Taufik menilai ini sebagai evaluasi positif bagi tim. Ia berharap para atlet terus mengasah keterampilan dan kembali lebih kuat untuk menghadapi turnamen internasional yang akan datang.

“Terima kasih perjuangannya, tetap semangat untuk menghadapi berbagai kejuaraan lainnya,” tambah Wamenpora Taufik, memberikan semangat kepada para atlet untuk tetap berjuang di masa depan.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait