Francesco Bagnaia, yang membela tim Ducati Lenovo, mengungkapkan bahwa kompetisi di MotoGP 2026 semakin ketat. Banyak pembalap kini memiliki peluang untuk meraih gelar juara dunia, menciptakan persaingan yang lebih sengit.
Pada paruh pertama musim ini, sejumlah pembalap saling bergantian mendominasi dari satu seri ke seri lainnya. Nama-nama seperti Marco Bezzecchi, Jorge Martin, Ai Ogura, Francesco Bagnaia, dan Marc Marquez menunjukkan perolehan poin yang sangat dekat di klasemen sementara. Bagnaia sendiri mengakui bahwa situasi persaingan saat ini memang semakin menantang.
Kondisi Persaingan yang Berubah
"Tahun ini, untuk pertama kalinya, Ducati tidak mendominasi seperti di masa lalu, dan lebih banyak motor yang kompetitif, seperti pada tahun 2020. Jadi, ini membuat persaingan semakin ketat. Dalam satu balapan Anda bisa mendapatkan 20 poin, dalam satu balapan Anda bisa mendapatkan satu poin, dan dalam satu balapan Anda bisa kehilangan 20 poin. Itu sangat bergantung pada Anda dan bagaimana perasaan Anda di atas motor Anda," jelas Bagnaia.
Performa Pembalap Lain
Bagnaia menambahkan, "Tetapi meskipun dalam dua GP terakhir saya kehilangan poin, saya mendapatkan 35 poin dibandingkan dengan Mugello. Jadi keseimbangannya positif, tetapi kita perlu menyelesaikan masalah kita untuk berjuang memperebutkannya. Jika Anda melihat Bez, dia berusaha keras. Dia sedang mengalami nasib buruk. Tapi dia masih yang tercepat bagi saya di Aprilia. Ogura melakukan pekerjaan yang fantastis. Dia selalu kompetitif, dan jika di masa depan dia mengerti bagaimana menjadi kompetitif juga di lap-lap awal, dia akan berjuang untuk kemenangan setiap hari Minggu."