Tim basket Hangtuah sedang mempersiapkan diri menjelang liga IBL dengan memanfaatkan turnamen pramusim All Indonesian 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun fondasi tim serta memperkuat kerjasama antar pemain. Persiapan yang dilakukan baru berlangsung sekitar satu setengah bulan, dan tim masih berusaha mengejar ketertinggalan dari tim lain.
Pelatih Hangtuah, Raden Yohanes Kristian, dalam konferensi pers pengenalan pemain yang berlangsung di Jakarta Selatan pada Sabtu (17/10/2026), menyatakan, "So far memang persiapan kami belum sempurna, tapi ya dengan waktu yang ada kami coba mengejar lah, coba catching up." Raden menekankan bahwa fokus utama tim dalam turnamen ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana fondasi awal tim dapat terbentuk.
Membangun Kerjasama Tim
Raden juga menambahkan, "Ini kan kalau dibilang kami reset lagi. Mengawali lagi dari pemain-pemain yang kami rekrut, berkolaborasi dengan pemain yang masih stay juga. Jadi saya mau lihat fondasi awal kami itu sejauh mana untuk liga nanti." Hal ini menunjukkan komitmen tim untuk membangun kerjasama yang solid di antara para pemain.
Salah satu pemain baru yang direkrut, Teemo Tan, juga mengungkapkan pandangannya mengenai pentingnya kerjasama tim. "Lebih ke chemistry juga. Saya sebagai pemain fully trust ke coaches, apapun instruksinya tanggung jawab saya menjalani dengan 120 persen," ujarnya. Teemo, yang sebelumnya bermain untuk Prawira Bandung, merasa bahwa bergabung dengan Hangtuah adalah kesempatan besar, terutama karena ia dapat kembali ke Bandung.
Target dan Prioritas Tim
Tim Hangtuah saat ini sedang dalam proses pemindahan kandang dari Jakarta ke Bandung. Teemo menjelaskan, "Bisa dibilang alasannya secara garis besar, Hangtuah kasih kesempatan yang paling bagus lah dibanding semuanya. Terus bertambah lagi karena ada kesempatan buat kembali ke Bandung, kok enak?" Ia menambahkan, "Karena Bandung tuh sudah bisa dibilang jadi rumah buat saya, jadi kayak buat membela Bandung tuh sesuatu hal yang sangat besar buat saya."
Manajemen Hangtuah tidak memberikan target yang tinggi untuk pramusim, lebih memprioritaskan keselamatan pemain agar dapat tampil 100 persen saat liga dimulai pada Januari 2027. Raden menyatakan, "Kami jalani game by game dengan semaksimal mungkin. Yang penting selain performa bagus, keselamatan pemain juga lebih penting menuju liga." Untuk IBL 2027, tim ini menargetkan peringkat yang lebih baik dari musim sebelumnya, yaitu peringkat ketujuh. "Target dari manajemen adalah peringkat yang lebih baik dari tahun lalu," tutup Raden.