Bali - Tim pelatih Persib Bandung melakukan penyesuaian terhadap materi latihan selama pemusatan latihan di Bali, sejalan dengan agenda Dewata Challenge Series 2026. Menjelang pertandingan, tim tidak diberikan beban latihan yang terlalu berat.
Saat ini, Persib tengah melaksanakan Pemusatan Latihan (TC) di Bali sebagai persiapan untuk musim yang akan datang. Di Bali, mereka juga akan berpartisipasi dalam turnamen pramusim Dewata Challenge Series. Berbeda dengan program latihan fisik yang biasanya intensif, pelatih kini lebih fokus pada pemeliharaan kondisi fisik pemain agar tetap optimal sebelum laga uji coba. Diharapkan, pemain tidak mengalami kelelahan akibat materi latihan yang diberikan dan jadwal pertandingan yang padat.
Strategi Latihan yang Diterapkan
"Kami mengombinasikan antara kekuatan tubuh bagian bawah dan pergerakan spesifik sepakbola. Kami menargetkan beberapa kualitas fisik yang disertai dengan pengenalan program training camp. Ini menciptakan stimulan yang positif," ungkap Pelatih fisik Persib, Karlo Reinholz.
Persib dijadwalkan untuk bertanding melawan Sabah FC pada 15 Agustus dan Bali United pada 18 Agustus. Mengingat adanya dua pertandingan uji coba yang dijadwalkan dalam waktu satu minggu, tim pelatih mengambil langkah untuk tidak memberikan beban fisik yang berlebihan kepada pemain.
Fokus Utama Latihan
Program latihan saat ini diarahkan untuk mempertahankan ritme yang telah terbentuk dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus meningkatkan performa secara bertahap. "Fokus utama kami kini adalah untuk meneruskan ritme yang sudah terbentuk di beberapa pekan terakhir, mengoptimalkan performa fisik, menjaga kebutuhan pertandingan dan secara bertahap meningkatkan performa sepakbola secara keseluruhan," jelas Karlo Reinholz.
Agenda TC Persib di Bali dimulai pada Selasa, 11 Agustus 2026, dan direncanakan berlangsung hingga 19 Agustus mendatang.