Atlanta menjadi saksi pertemuan antara Argentina dan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026, yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, dini hari WIB. Bagi Leandro Paredes, pemain Argentina, pertandingan ini merupakan salah satu impian yang menjadi kenyataan. Argentina melaju ke semifinal setelah mengalahkan Swiss dengan skor 3-1, sementara Inggris menembus babak ini setelah menaklukkan Norwegia 2-1.
Rivalitas yang Panjang
Laga di Atlanta Stadium ini menandai pertemuan keenam antara kedua tim di ajang Piala Dunia. Rivalitas antara Inggris dan Argentina telah berlangsung sejak tahun 1962, bahkan sering kali meluas hingga ke ranah politik, terutama terkait dengan Konflik Malvinas. Dalam suasana kemenangan atas Swiss, skuad Argentina merayakan dengan menyanyikan chant yang menyentuh isu Malvinas di ruang ganti, dan para penggemar juga ikut melontarkan chant untuk Inggris dari tribun.
Antusiasme Paredes
Leandro Paredes, gelandang berusia 32 tahun, menyatakan betapa istimewanya pertandingan melawan Inggris bagi timnya. Ia mengungkapkan, "Saya selalu bermimpi untuk bermain di Piala Dunia dengan mengenakan jersey ini dan menghadapi Inggris. Tentu saja akan sangat sulit, tetapi ini adalah pertandingan yang selalu saya impikan," ungkap Paredes.
Dengan semangat yang tinggi, Argentina bertekad untuk memberikan yang terbaik dalam laga ini, berharap dapat meraih kemenangan dan melanjutkan perjalanan mereka menuju puncak kejayaan Piala Dunia.