Aturan baru yang mengatur jarak start antar pembalap memberikan keuntungan bagi Marc Marquez, yang kembali menunjukkan kemampuannya di Sachsenring. Pembalap asal Spanyol ini berhasil meraih pole position dan memenangkan Sprint Race MotoGP Jerman 2026, memperkuat posisinya sebagai penguasa sirkuit tersebut.
Sejak seri MotoGP Jerman, jarak antar motor di grid start telah diperlebar menjadi empat meter, meningkat dari tiga meter sebelumnya. Selain itu, jarak antarbaris juga bertambah dari sembilan meter menjadi 12 meter, sehingga total panjang grid bertambah sekitar 20 meter. Perubahan ini dilakukan setelah beberapa insiden terjadi di tikungan pertama selama musim 2026.
Hasil dari perubahan ini terlihat pada Sprint Race MotoGP Jerman yang berlangsung tanpa kecelakaan saat start. Neil Hodgson, mantan pembalap MotoGP, mengungkapkan kekagumannya terhadap efektivitas aturan baru tersebut. "Saya sangat terkesan dengan tambahan jarak di grid. Sepertinya perubahan itu benar-benar berhasil di tikungan pertama. Biasanya kita melihat tabrakan di sana, tetapi kali ini tidak ada sama sekali," ungkap Hodgson saat siaran di TNT Sports.
Keuntungan Bagi Marquez
Selain perubahan jarak grid, MotoGP juga telah menghapus penggunaan perangkat ride-height saat start sejak seri Belanda. Sylvain Guintoli, analis TNT Sports, berpendapat bahwa regulasi ini semakin menguntungkan pembalap seperti Marc Marquez. Meskipun Marquez sempat mengalami sedikit wheelie saat lampu start padam, ia tetap mampu mempertahankan posisi terdepan. Guintoli menilai kemampuan Marquez dalam mengatur kopling dan akselerasi menjadi faktor penentu. "Dia memang sedikit kehilangan kestabilan saat start, tetapi tetap mencatat akselerasi terbaik. Marc Marquez adalah rajanya dalam mengatur pelepasan kopling. Tanpa perangkat ride-height di bagian depan, kendali kembali lebih banyak berada di tangan pembalap," jelas Guintoli.
Peningkatan Keselamatan di Tikungan Pertama
Pendapat serupa juga disampaikan oleh Pedro Acosta, pembalap KTM, yang menyatakan bahwa penambahan jarak antar motor membuat situasi di tikungan pertama menjadi lebih aman. "Memiliki ruang yang lebih besar di grid adalah perubahan pertama yang benar-benar meningkatkan keselamatan. Saat memasuki tikungan pertama, kami tidak lagi terjebak dalam kumpulan motor yang terlalu rapat," kata Acosta.
Dengan kombinasi keahlian start yang menjadi keunggulannya serta aturan baru yang lebih mengutamakan keterampilan pembalap, Marquez kembali menunjukkan dominasinya di Sachsenring. Ia kini menjadi favorit utama untuk melanjutkan performa impresifnya pada balapan utama MotoGP Jerman 2026.