Raket

Piala Thomas 2026: Fajar Alfian Mengakui Keunggulan Prancis

Fajar Alfian, salah satu pemain ganda putra Indonesia, mengakui bahwa tim Prancis tampil lebih baik setelah kekalahan telak 1-4 di Piala Thomas 2026.

A
Anggun Ratnasari
01 May 2026 14 pembaca
Piala Thomas 2026: Fajar Alfian Mengakui Keunggulan Prancis
Fajar Alfian-Muhammad Shohibul Fikri/[Foto:PBSI]

Tim bulu tangkis putra Indonesia mengalami kekalahan 1-4 dari Prancis dalam pertandingan terakhir penyisihan Grup D Piala Thomas 2026. Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri menjadi satu-satunya pasangan yang berhasil meraih poin bagi Indonesia, setelah mengalahkan wakil Prancis, Christo Popov dan Toma Junior Popov, dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Dalam laga tersebut, Fajar dan Fikri, yang merupakan pasangan ganda putra peringkat 3 dunia, berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 21-18, 19-21, dan 21-11. Setelah pertandingan, Fajar Alfian menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia atas hasil yang kurang memuaskan. "Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik," ujarnya dalam siaran pers Humas PP PBSI.

Fajar menambahkan bahwa timnya menyadari performa mereka belum maksimal dan menganggap kekalahan ini sebagai pelajaran berharga untuk masa depan. "Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat," imbuhnya. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi tim bulu tangkis Indonesia yang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama di Piala Thomas dengan 14 gelar yang diraih sebelumnya.

Kepala Bidang Pengembangan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan mengakui bahwa tim Prancis lebih unggul dalam pertandingan tersebut. "Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai," katanya dalam siaran pers. Hasil ini menandai tantangan bagi tim Indonesia untuk meningkatkan performa mereka di masa mendatang.

Artikel Terkait