Kota Pontianak kembali menjadi tempat berlangsungnya turnamen Polytron Indonesia Masters 2026 yang dijadwalkan pada tengah pekan ini di GOR Terpadu Ahmad Yani, Kalimantan Barat. Sebagai sponsor utama, Polytron berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi pemain muda Indonesia yang diharapkan dapat menjadi pilar tim nasional di masa depan.
"Bagi Polytron, mendukung turnamen ini bukan sekadar menjadi bagian dari sebuah ajang olahraga, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami untuk membawa atmosfer dan pertandingan bulu tangkis internasional lebih dekat kepada masyarakat," ungkap Public Relation Manager Polytron, Kenny Meigar, dalam siaran pers Humas PP PBSI.
Kenny juga menambahkan bahwa mereka merasa bangga dapat melanjutkan dukungan yang sebelumnya diberikan pada level International Challenge dan kini meningkat ke level BWF World Tour Super 100. Setelah meraih tiga gelar juara pada pekan lalu, para atlet unggulan tuan rumah akan kembali beraksi di turnamen ini.
Pemain Unggulan Berpartisipasi
Mantan juara Asia, Anthony Sinisuka Ginting, merupakan salah satu pemain senior yang akan turut serta dalam turnamen BWF World Tour Super 100 ini. Meskipun harus berkompetisi di level Super 100, Anthony bertekad untuk meraih poin maksimal guna bersaing di turnamen dunia yang lebih tinggi.
"So far, untuk persiapan sampai ke hari ini menjelang Indonesia Masters Super 100 ini, kita sudah menjalankan dengan baik. Tidak ada hambatan dan halangan. Tadi pagi juga saya sudah dapat kesempatan buat adaptasi (dengan lapangan), dan nggak banyak perbedaan," kata Anthony saat konferensi pers di Pontianak.
Dia juga menambahkan, "Yang penting fokusnya itu nanti di lapangannya aja kayak gimana." Selain itu, dua juara dari Polytron Pontianak International Challenge, Wahyu Prasetyo/Pulung Ramadhan dan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, diharapkan dapat melanjutkan performa baik mereka meskipun persaingan di level World Tour semakin ketat.
Tiket Masuk dan Harapan Masyarakat
Meskipun turnamen ini berada di level Super 100, harga tiket masuk untuk Polytron Pontianak International Challenge tetap sama dengan pekan lalu. Hal ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat Kota Khatulistiwa untuk datang dan mendukung para atlet Merah Putih.