Logo
Berita Olahraga

Popularitas HYROX Meningkat, Johnny Tieu: Olahraga Ini untuk Semua Gender

Olahraga HYROX semakin diminati di Indonesia, termasuk oleh perempuan, dengan berbagai kategori yang tersedia. Johnny Tieu, atlet asal AS, menekankan bahwa aktivitas ini tidak hanya untuk laki-laki de...

C
Citra Erwana
21 August 2026 36 pembaca
Olahraga HYROX kini semakin populer di tengah masyarakat. Olahraga yang memadukan lari dengan latihan fungsional ini juga semakin banyak diminati perempuan. (foto: dok/Kemenpora)
Olahraga HYROX kini semakin populer di tengah masyarakat. Olahraga yang memadukan lari dengan latihan fungsional ini juga semakin banyak diminati perempuan. (foto: dok/Kemenpora)

Jakarta: Olahraga HYROX kini semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat luas. Kombinasi antara lari dan latihan fungsional ini juga menarik perhatian banyak perempuan. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) melalui Indonesia Sport Summit (ISS) 2026 melihat pertumbuhan fitness hybrid dan kehadiran HYROX sebagai fenomena baru dalam olahraga partisipatif di Indonesia. Fenomena ini akan ditampilkan dalam acara Jakarta Hybrid Race (JHR) yang dijadwalkan berlangsung pada 11-13 September 2026.

HYROX untuk Semua Kalangan

Atlet hybrid race asal Amerika Serikat, Johnny Tieu, berpendapat bahwa HYROX bukanlah olahraga yang hanya diperuntukkan bagi orang dewasa atau laki-laki. Ia percaya bahwa olahraga ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk perempuan. “Menurut saya, perjalanan HYROX di Indonesia tidak hanya untuk laki-laki dewasa, tapi juga untuk perempuan. Dan bagi perempuan, ada banyak kategori. Mereka ingin menantang satu sama lain,” ungkap Johnny saat konferensi pers di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, pada Kamis (20/8).

Johnny menambahkan, sejarahnya olahraga dengan objek berat lebih banyak dilakukan oleh laki-laki, namun saat ini perempuan juga mulai berpartisipasi. “Dulu, aktivitas yang menggunakan objek atau perlengkapan berat lebih banyak dilakukan laki-laki. Namun, sekarang perempuan juga mampu melakukannya. Menurut saya, hal tersebut sangat menarik dan bisa menjadi pengalaman baru bagi banyak orang,” jelasnya.

Menarik Minat Melalui Interaksi

Johnny juga mencatat bahwa banyak orang tertarik untuk mengikuti HYROX karena keinginan untuk berolahraga bersama teman dan menantang diri sendiri. Ia berpendapat bahwa aktivitas yang melibatkan beban berat sebelumnya lebih banyak dilakukan oleh laki-laki, tetapi kini perempuan juga dapat berpartisipasi. “Saya melihat perjalanan dengan konsep hybrid juga sebagai sesuatu yang cukup mudah dilakukan. Saya mencoba memperkenalkannya melalui berbagai cara, termasuk video,” imbuhnya.

Dia sering mengajak penonton untuk berinteraksi dengan menanyakan siapa yang tertarik atau belum pernah mendengar tentang olahraga tersebut. Menurutnya, melihat teman yang berpartisipasi dalam HYROX dapat memicu seseorang untuk mencoba olahraga itu sendiri. “Ketika melihat teman melakukannya, seseorang biasanya akan berpikir bahwa dirinya juga mampu. Mungkin pada awalnya masih ragu untuk mencoba. Namun, setelah berhasil melewati pengalaman pertama, biasanya muncul keinginan untuk mencoba lagi,” urainya.

Pengalaman pertama tersebut, lanjut Johnny, dapat menjadi motivasi untuk terus mendorong diri dan memberikan kemampuan terbaik. Dampak positif tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh orang-orang di sekitarnya. “Semakin kuat dan bermanfaat sebuah komunitas, semakin baik pula ekosistem yang terbentuk. Dengan dukungan yang semakin besar, komunitas akan berkembang, perekonomian ikut bergerak, dan manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak orang,” pungkasnya.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait