Logo
Berita Olahraga

Potensi Putri Kusuma Wardani Dinilai oleh Susy Susanti, Namun Ada Catatan Penting

Susy Susanti, legenda bulutangkis Indonesia, mengungkapkan bahwa Putri Kusuma Wardani memiliki peluang untuk meraih medali di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026, tetapi perlu meningkatkan kematangan men...

D
Dyah Entenopo
08 August 2026 25 pembaca
Foto: dok PBSI
Foto: dok PBSI

Jakarta - Susy Susanti, seorang legenda dalam dunia bulutangkis, menilai bahwa Putri Kusuma Wardani memiliki potensi untuk meraih medali di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Namun, ia mengingatkan bahwa Putri perlu meningkatkan kematangan mental dan konsistensinya saat menghadapi lawan-lawan dari peringkat empat besar dunia. Kejuaraan tersebut akan berlangsung di New Delhi pada 17-23 Agustus mendatang.

“Pastinya Kejuaraan Dunia ialah salah satu yang (event) penting. Saya melihat Putri sedang naik juga posisinya sudah mulai stabil,” ungkap Susy saat dijumpai di ASNA Academy pada Jumat (7/8/2026).

Konsistensi dan Kematangan Mental Diperlukan

Susy juga menekankan bahwa meskipun Putri telah mencapai semifinal di beberapa kompetisi, ia perlu meningkatkan kematangan dan konsistensi, termasuk fokus dan mental agar dapat bertahan di lapangan. “Dia sudah mulai masuk semifinal-semifinal tapi proses itu kan harus bisa ditingkatkan lagi, kematangan, dan konsistensi seperti fokus dan mental agar dia tetap bertahan di lapangan,” tambahnya.

Susy menyoroti bahwa Putri sering kehilangan poin yang seharusnya bisa dia dapatkan. Untuk tampil optimal di Kejuaraan Dunia, kondisi ini harus segera diperbaiki. Terlebih lagi, persaingan di tunggal putri, khususnya di delapan besar, sangat ketat. “Jadi masih ada non teknis seperti kadang-kadang terganggu dengan beberapa hal, mati-mati sendiri, itu yang mesti dibenahi,” jelasnya.

Optimisme Terhadap Masa Depan Putri

Meskipun ada tantangan, Susy tetap optimis bahwa Putri dapat menjadi harapan baru bagi tunggal putri Indonesia. “Saya percaya dia punya potensi cukup bagus dari postur juga oke, fisiknya juga bagus, dan teknik sudah lebih matang. Tinggal disiplin dan fokus paling penting dan sangat dibutuhkan,” tegas Susy.

Susy juga menyatakan bahwa peluang untuk meraih medali tetap ada meskipun ada pesaing kuat seperti An Se-young, Akane Yamaguchi, dan Wang Zhi Yi. “Memang di (persaingan tunggal putri) delapan besar merata, tapi ranking empat besar itu yang harus bisa Putri tembus,” ujarnya.

“Ya kita harus optimistis medali. Lihat dari prestasi belakangan, dia masuk semifinal dan final, Putri memang target harus minimal di situ. Selain itu harapannya Putri jangan lekas puas, ini baru masuk semifinal (Kejuaraan Dunia), coba naikin lagi. Mudah-mudahan bisa terus konsisten sampai Olimpiade,” tutup Susy.

Pada edisi sebelumnya, Putri KW berhasil meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia. Sementara itu, Indonesia sudah lama tidak mendapatkan gelar di tunggal putri, yang terakhir diraih oleh Susy di Birmingham 33 tahun yang lalu.

Artikel Terkait