Dalam dunia tinju, Ryan Garcia berpendapat bahwa Shakur Stevenson memiliki kemungkinan yang lebih baik untuk mengalahkan Devin Haney jika duel antara kedua juara dunia tersebut terjadi. Namun, Garcia juga mengingatkan bahwa ukuran tubuh Haney bisa menjadi faktor yang membuat pertarungan berlangsung sangat ketat.
Belakangan, nama Stevenson dan Haney sering dikaitkan sebagai calon lawan selanjutnya. Stevenson, yang baru saja bergabung dengan Zuffa Boxing, masih mencari lawan setelah mencatatkan kemenangan penting atas Teofimo Lopez di awal tahun ini. Kemenangan tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu petinju terbaik di daftar pound for pound.
Sementara itu, Haney belum kembali bertanding sejak mengalahkan Brian Norman Jr pada November 2025 untuk merebut gelar juara dunia WBO kelas welter. Kemenangan itu menjadikannya juara dunia di tiga divisi yang berbeda. Saat ini, Haney juga telah diperintahkan untuk menjalani pertarungan wajib melawan Keyshawn Davis.
Spekulasi Pertarungan dan Prediksi Garcia
Di tengah berbagai spekulasi mengenai masa depan kedua petinju tersebut, Garcia memberikan pandangannya saat diwawancarai oleh Fight Hub TV. "Saya tidak tahu mengapa pertarungan itu akan terjadi sekarang, tetapi kalau benar terlaksana, itu akan menjadi duel yang sangat besar. Pertarungan tersebut akan sulit bagi keduanya dan saya berharap petinju terbaik yang menang," ungkap Garcia.
Walaupun demikian, mantan juara dunia WBC kelas welter ini mengaku bahwa instingnya lebih condong kepada Shakur Stevenson. "Kalau mengikuti insting saya, Shakur akan menang. Tetapi Devin memiliki ukuran tubuh yang besar, jadi itu bisa membuat pertarungannya berjalan berbeda. Kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya," jelasnya.
Potensi Pertarungan Ulang
Pandangan Garcia menjadi menarik mengingat hubungan rivalitasnya dengan Haney. Keduanya pernah bertemu pada tahun 2024, di mana Garcia awalnya dinyatakan menang melalui keputusan angka. Namun, hasil tersebut kemudian dibatalkan dan diubah menjadi no contest setelah Garcia dinyatakan gagal dalam tes doping.
Jika Devin Haney dan Ryan Garcia berhasil mempertahankan gelar mereka di pertarungan berikutnya, peluang untuk terjadinya laga ulang perebutan gelar juara dunia semakin terbuka pada tahun depan. Sebelum itu, perhatian publik akan tertuju pada kepastian jadwal pertarungan Haney. Proses negosiasi menghadapi Keyshawn Davis dikabarkan segera mencapai tenggat waktu, sehingga keputusan mengenai laga berikutnya diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat.