Logo
Sepakbola

PSSI Minta Maaf atas Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI menyampaikan permohonan maaf atas hasil buruk yang diraih Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, setelah tersingkir di fase grup.

E
Elvira Adhitama
10 August 2026 29 pembaca
Thom Haye
Thom Haye

Jakarta - PSSI telah mengungkapkan permohonan maaf terkait kegagalan Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2026. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menegaskan bahwa federasi terbuka terhadap kritik, termasuk yang ditujukan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2026 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A yang berlangsung di Stadion Jalan Besar pada Jumat, 7 Agustus 2026. Hasil tersebut membuat Indonesia berada di posisi ketiga Grup A, sementara Vietnam dan Singapura melaju ke semifinal.

Kegagalan Berulang

Kegagalan ini menjadi pukulan berat bagi Timnas Indonesia, yang kembali terhenti di fase grup. Pada Piala AFF 2024, Indonesia juga tidak berhasil lolos ke semifinal setelah tersingkir lebih awal. PSSI pun menyampaikan permohonan maaf kepada publik sepak bola Tanah Air atas hasil yang mengecewakan ini.

"Seperti yang kita lihat, anak-anak gagal melanjutkan ke fase berikutnya setelah bermain seri dengan Singapura," ungkap Yunus Nusi dalam pernyataannya. "Terkait hasil di Piala AFF ini, PSSI memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena belum bisa memberikan hasil yang memuaskan secara sempurna," tambahnya.

PSSI Siap Terima Kritik

Yunus Nusi juga meminta agar publik tidak melampiaskan kekecewaan kepada para pemain. Ia menegaskan bahwa kegagalan di Piala AFF merupakan tanggung jawab federasi. PSSI mengajak masyarakat untuk menyampaikan kritik kepada federasi maupun Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

"Timnas kita yang telah berjuang harus tetap kita apresiasi. Silakan mengkritisi PSSI atau Ketua Umum, kami menerima," ucap Yunus Nusi. "Namun, yang terpenting adalah jangan menghujat pemain dan pelatih. Mereka adalah aset kita di masa depan. Masih ada harapan besar bagi anak-anak ini untuk membawa prestasi sepak bola kita menjadi lebih bagus," tuturnya.

Kegagalan di Piala AFF 2026 menjadi momen evaluasi besar bagi Indonesia. Skuad yang dilatih oleh John Herdman harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah tidak berhasil lolos ke semifinal.

Artikel Terkait