Logo
Raket

Rachel dan Febi Jelaskan Alasan Kekalahan di Japan Open 2026

Pasangan ganda putri Indonesia, Rachel dan Febi, mengungkapkan faktor yang menghambat performa mereka di Japan Open 2026 setelah tersingkir di babak pertama.

B
Bayu Biru
17 July 2026 23 pembaca
Rachel/Febi akui kurang rapih saat kalah prematur di Japan Open 2026. (Gambar: PBSI)
Rachel/Febi akui kurang rapih saat kalah prematur di Japan Open 2026. (Gambar: PBSI)

Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Rachel dan Febi, menjelaskan penyebab ketidakoptimalan mereka di Japan Open 2026, di mana mereka harus menghentikan langkah setelah kalah dari pasangan Jia/Zhang. Dalam pertandingan yang berlangsung di Jepang, mereka berhadapan dengan unggulan kedua, Jia/Zhang, dan meskipun memberikan perlawanan sengit, Rachel dan Febi tidak dapat melanjutkan ke babak berikutnya.

Dalam pertandingan tersebut, Rachel dan Febi berhasil memaksa laga berlanjut hingga permainan rubber game. Namun, mereka akhirnya harus menerima kekalahan dan tidak dapat melaju lebih jauh dalam turnamen bergengsi berlevel Super 750 ini. Menyikapi kekalahan tersebut, Febi Setianingrum menyatakan bahwa permainan mereka kurang tenang.

Evaluasi Pertandingan

Febi menjelaskan, "Sebenarnya tadi kan gim kedua sudah dapat cara mainnya, kami berusaha main no lob dan mendahului depannya. Tapi di gim ketiga kami kurang konsisten dengan pola tersebut." Dia menambahkan bahwa mereka akan bertemu kembali dengan pasangan dari China tersebut di babak pertama China Open yang akan datang, sehingga perlu mempersiapkan diri lebih baik lagi.

Kesalahan yang Harus Diperbaiki

Rachel juga memberikan pendapatnya mengenai pertandingan tersebut, "Permainan hari ini banyak kurang puasnya, harusnya bisa lebih baik. Banyak kesalahan sendiri, banyak tidak tenangnya." Dia menyebutkan bahwa dibandingkan dengan pertemuan sebelumnya, pasangan lawan kali ini lebih agresif dalam menyerang dan tidak banyak mengangkat bola, yang menjadi kesalahan yang terlambat mereka sadari.

Dengan pengalaman ini, Rachel dan Febi berharap dapat meningkatkan fokus dan konsistensi dalam permainan mereka di turnamen mendatang.

Artikel Terkait