Jakarta: Taufik Hidayat, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, menghadiri Rapat Paripurna DPR RI pada hari Rabu, 20 Mei, yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Rapat tersebut berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dan membahas kerangka ekonomi makro (KEM) serta pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.
Presiden Prabowo, yang mengenakan jas hitam dan dasi biru serta peci hitam, tiba di Gedung DPR/MPR sekitar pukul 09.32 WIB. Kehadirannya disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menjelaskan alasan mengapa ia meminta waktu untuk menyampaikan pidato mengenai KEM dan PPKF RAPBN 2027 dalam rapat paripurna tersebut.
Pentingnya Penyampaian Langsung oleh Presiden
Menurut Presiden Prabowo, di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu, sangat penting untuk menyampaikan langsung kondisi perekonomian negara. Ia menyatakan, "Saya sengaja minta waktu untuk berdiri di hadapan saudara-saudara sekalian, untuk menyampaikan langsung sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara kita, sebagai pembicaraan pendahuluan dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara APBN 2027."
Presiden menekankan bahwa tantangan geopolitik saat ini berdampak pada perekonomian domestik. "Kita sekarang sebagai bangsa menghadapi tantangan geo politik dan geo ekonomi yang penuh dengan konflik ketegangan dan ketidakpastian, peperangan terjadi di banyak tempat, bahkan di Eropa di Timur Tengah, di kawasan yang walaupun jauh dari kita tapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa kehadiran Presiden dalam menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara adalah suatu keharusan.
Peran Strategis KEM dan PPKF RAPBN 2027
Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa Rapat Paripurna kali ini sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh Presiden yang menyampaikan KEM dan PPKF RAPBN 2027 di hadapan Dewan yang terhormat. Ia menjelaskan bahwa KEM PPKF Tahun Anggaran 2027 merupakan rancangan awal yang menjadi dasar dalam menyusun APBN Tahun Anggaran 2027, dengan fokus pada arah kebijakan ekonomi makro dan kebijakan anggaran pendapatan dan belanja negara.
Puan menambahkan bahwa KEM PPKF Tahun Anggaran 2027 memiliki peran strategis, tidak hanya dalam merancang postur APBN yang sehat dan berkelanjutan, tetapi juga dalam mengantisipasi berbagai risiko ekonomi dari dalam dan luar negeri. Ia berharap bahwa KEM PPKF ini dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan angka Produk Domestik Bruto, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan penghasilan masyarakat, serta pengurangan kemiskinan dan kesenjangan.