Pembalap Raul Fernandez yang tergabung dalam tim Trackhouse Racing merasakan kekecewaan mendalam setelah gagal menyelesaikan balapan di MotoGP Aragon yang berlangsung baru-baru ini. Hasil tersebut semakin menyulitkan peluangnya untuk mengejar ketertinggalan poin dari Jorge Martin.
Setelah mencatatkan kemenangan yang mengesankan di GP Inggris sebelumnya, Fernandez menjadi salah satu pembalap yang diperhitungkan dalam persaingan gelar juara dunia musim ini. Namun, sayangnya, momentum positif tersebut tidak dapat dipertahankan di GP Aragon, di mana ia justru tidak berhasil menyelesaikan balapan, yang berimbas pada hilangnya rasa percaya dirinya. Ia pun meragukan kemampuannya untuk mengejar ketertinggalan poin dari para pesaingnya.
Kesepakatan dengan Tim
"Kami sebenarnya sudah mencapai kesepakatan dengan [team principal] Davide Brivio untuk terus meraih poin di setiap balapan dan mengakhiri musim dengan peluang yang masih terbuka. Namun, jika sebelumnya masih ada sedikit peluang, hari ini semuanya sudah sirna. Tidak apa-apa, ini bagian dari persaingan. Sekarang, kami akan fokus menghadapi balapan berikutnya," ungkap Fernandez dalam wawancara dengan media setempat.
Perubahan pada Motor
Pada hari Sabtu sebelum balapan, tim Trackhouse melakukan beberapa perubahan pada motor Fernandez setelah ia mengalami kesulitan dalam menemukan performa terbaik saat sprint race. Perubahan tersebut tampaknya memberikan hasil positif dalam sesi pemanasan, di mana Fernandez berhasil menempati posisi keenam pada awal balapan. Namun, di lap ketujuh dari total 23 lap, ia terpaksa masuk ke pit. Pembalap asal Spanyol ini enggan menjelaskan secara mendetail mengenai masalah yang dihadapinya, yang diyakini berkaitan dengan girboks.