Legenda bulu tangkis Malaysia, Razif Sidek, mengungkapkan keyakinannya bahwa negara tersebut akan membawa pulang medali dari BWF Kejuaraan Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung di New Delhi pada 17-23 Agustus. Razif, yang pernah memimpin tim Malaysia meraih kemenangan di Piala Thomas 1992, menyatakan bahwa medali kemungkinan besar akan diraih dari nomor ganda putra.
Peluang Ganda Putra Malaysia
Pasangan ganda putra Malaysia yang berada di peringkat 4 dunia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, serta pasangan peringkat 6 dunia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin, dan pasangan peringkat 11 dunia, Man Wei Chong dan Tee Kai Wun, semuanya berada di posisi unggulan dalam undian. Aaron dan Wooi Yik berpotensi untuk bertemu Wei Chong dan Kai Wun di babak ketiga, sementara Sze Fei dan Izzuddin diperkirakan akan menghadapi unggulan teratas dari Korea Selatan, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae, di perempat final.
Pemenang dari pertandingan antar pasangan Malaysia ini kemungkinan akan berhadapan dengan pasangan Tiongkok peringkat 7 dunia, Chen Bo Yang dan Liu Yi, yang merupakan runner-up tahun lalu, untuk memperebutkan tempat di semifinal. Jika salah satu pasangan Malaysia berhasil lolos, semifinal yang sepenuhnya diisi oleh pasangan Malaysia akan menjamin negara tersebut tempat di final perebutan gelar.
Strategi dan Harapan
Razif menyampaikan harapannya agar kedua pasangan Malaysia dapat mencapai semifinal dan salah satunya melaju ke final. “Langkah pertama adalah mencapai semifinal terlebih dahulu. Setelah sampai di sana, barulah kita bisa melihat siapa yang memiliki peluang lebih baik,” ujarnya. Ia juga menilai bahwa Sze Fei dan Izzuddin memiliki peluang besar untuk mengalahkan pasangan peringkat 1 dunia, Won Ho dan Seung Jae, meskipun pasangan Korea Selatan tersebut dikenal memiliki konsistensi yang baik.
Sze Fei dan Izzuddin sebelumnya berhasil mengalahkan pasangan Korea dalam perjalanan mereka meraih kemenangan di Indonesia Open pada bulan Juni, dan Razif percaya bahwa mereka dapat mengulangi prestasi tersebut. “Pertandingan perempat final Sze Fei-Izzuddin melawan Korea akan sulit, tetapi peluangnya masih 50-50,” tambahnya. “Standar permainan mereka cukup mirip, tetapi Sze Fei-Izzuddin harus lebih konsisten dalam menyerang karena pemain Korea lebih defensif.”
Rute bagi Aaron dan Wooi Yik terlihat lebih mudah, meskipun Razif mengingatkan bahwa mereka harus terlebih dahulu mengatasi kemungkinan bentrokan antar tim Malaysia dengan Wei Chong dan Kai Wun sebelum memikirkan langkah selanjutnya. Pasangan keempat Malaysia, Wan Arif Wan Junaidi dan Yap Roy King, juga akan menghadapi pasangan Indonesia peringkat 12 dunia, Raymond Indra dan Nikolaus Joachim, di babak kedua.
Razif Sidek menekankan pentingnya bagi pasangan nasional untuk tetap fokus pada penampilan mereka sendiri daripada hasil undian. “Mereka harus mempelajari lawan mereka dengan baik dan mengerjakan tugas rumah mereka. Semoga mereka bisa tampil baik selama turnamen,” tutupnya.