Logo
Raket

Rehan dan Melati Ambil Hikmah dari Kekalahan di Indonesia Masters 2026

Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto dan Melati Daeva Oktavianti, harus menghentikan langkah mereka di turnamen Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari pasangan China, Liao Pi...

A
Arka Wisena
06 September 2026 16 pembaca
Rehan Naufal Kusharjanto-Melati Daeva Oktavianti/[Foto:PBSI]
Rehan Naufal Kusharjanto-Melati Daeva Oktavianti/[Foto:PBSI]

Pasangan ganda campuran profesional Indonesia yang berasal dari PB Djarum, Rehan Naufal Kusharjanto dan Melati Daeva Oktavianti, terpaksa mengakhiri perjalanan mereka di babak semifinal turnamen Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Mereka kalah dari pasangan asal China, Liao Pin Yi dan Zhang Jia Han, dalam dua set dengan skor yang sama, 18-21, di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (5/9) siang WIB.

Melati memberikan tanggapannya mengenai kekalahan tersebut, "Pasti kita semua tahu pemain China, mau junior atau senior, semuanya punya kualitas yang sangat bagus." Ia juga menambahkan bahwa pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi mereka sebagai pasangan baru. "Ini jadi satu pelajaran buat kami sebagai partner baru," ujarnya. Melati menekankan pentingnya fokus untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kelebihan mereka ke depannya.

Kesuksesan Yeremia dan Patra

Sementara itu, pasangan ganda putra Indonesia, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Patra Harapan Rindorindo, berhasil melaju ke final turnamen setelah mengalahkan wakil dari Malaysia, Low Hang Yee dan Ng Eng Cheong. Mereka memenangkan pertandingan dengan cukup mudah, dua game langsung dengan skor 21-7 dan 21-15, pada Sabtu malam WIB di tempat yang sama.

Yeremia mengungkapkan rasa bangganya bisa mencapai final secara beruntun, "Bangga sekali bisa back-to-back finals, harapannya besok bisa juara dan mengeluarkan kemampuan yang maksimal." Ia juga menyampaikan strategi timnya, "Kalau main defense, kami bisa saja mati, tapi kalau menyerang pasti, kan, lawan yang lebih tertekan."

Dendi Gagal Melaju ke Final

Di sisi lain, pebulutangkis tunggal putra dari Pelatnas Cipayung, Dendi Triansyah, tidak berhasil mencapai babak final setelah kalah dari wakil China, Sun Chao, di semifinal. Dendi harus mengakui keunggulan Sun Chao melalui pertandingan yang ketat yang berakhir dengan skor 22-20, 10-21, dan 15-21.

Dengan hasil ini, Rehan dan Melati bertekad untuk terus belajar dan berkembang, sementara Yeremia dan Patra bersiap menghadapi tantangan di final melawan pasangan dari Taiwan, Chia Yen Lin dan Lin Yong Sheng.

Artikel Terkait