Pada ajang marathon terbaru, dua pelari Ethiopia, Sawe dan Assefa, berhasil mencetak sejarah dengan memecahkan rekor dunia. Sawe menyelesaikan lomba dengan waktu yang mengesankan, yaitu di bawah dua jam, sedangkan Assefa menjadi pelari wanita tercepat sepanjang masa.
Sawe, yang berkompetisi di marathon yang diadakan di Berlin, menunjukkan performa luar biasa dengan mencatatkan waktu 1 jam 59 menit 40 detik. Keberhasilannya ini tidak hanya mengukuhkan statusnya sebagai pelari terhebat, tetapi juga mengubah pandangan dunia tentang batasan waktu dalam marathon. "Saya merasa sangat senang dan bersyukur bisa mencapai prestasi ini," ungkap Sawe setelah perlombaan.
Di sisi lain, Assefa mencatatkan waktu 2 jam 11 menit 53 detik, menjadikannya pelari wanita tercepat dalam sejarah marathon. Prestasi ini diraihnya di acara yang sama, menunjukkan dominasi Ethiopia dalam olahraga lari jarak jauh. "Saya berlatih keras untuk mencapai tujuan ini, dan saya sangat bangga bisa mencetak rekor," katanya usai perlombaan.
Kedua prestasi ini menandai langkah besar dalam dunia marathon dan menunjukkan potensi luar biasa dari atlet-atlet Ethiopia. Dengan rekor baru yang telah ditetapkan, perhatian kini tertuju pada bagaimana pelari lain akan merespons tantangan yang ditimbulkan oleh pencapaian ini di masa depan.