Timnas Indonesia akan menghadapi Timor Leste dalam lanjutan Piala AFF 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Chonburi, Thailand, pada hari Jumat, 31 Juli 2026, hanya empat hari setelah Indonesia meraih kemenangan besar 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada 27 Juli.
Dengan jadwal yang sangat padat dan perjalanan yang cukup jauh, pelatih Garuda, John Herdman, merasa perlu melakukan rotasi pemain. Ia tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan beberapa pemain untuk terus bermain dalam kondisi yang melelahkan.
Pentingnya Rotasi Pemain
“Bagi pemain, turnamen ini seperti (masa) pramusim, jadi beberapa pemain belum terbiasa bermain 90 menit. Beberapa pemain harus bermain 90 menit (vs Kamboja) seperti (Rizky) Ridho, Dony Tri, Sandy Walsh, atau Thom Haye,” ungkap John Herdman kepada wartawan.
Herdman juga menekankan bahwa penampilan para pemain sangat mengesankan, meskipun ada yang harus ditarik keluar karena cedera atau tidak bermain akibat tidak memiliki klub. “Jadi ada banyak hal yang bisa dinilai saat ini,” tambahnya.
Perhatian Terhadap Kondisi Pemain
Di tengah harapan masyarakat untuk melihat Indonesia menjadi juara, Herdman ingin memastikan kondisi fisik para pemain tetap terjaga. Banyak dari mereka yang belum mendapatkan waktu istirahat yang cukup setelah berpartisipasi di FIFA Matchday Juni 2026, sebelum melanjutkan persiapan untuk Piala AFF.
Strategi rotasi sudah mulai diterapkan oleh Herdman saat melawan Kamboja, di mana ia melakukan pergantian maksimal lima pemain di babak kedua. “Kami sudah unggul 3-0 di babak kedua (vs Kamboja), hal itu membuka kesempatan rotasi. Beberapa pemain ditarik keluar untuk menghindari cedera,” jelasnya.
“Ada beberapa pemain yang seharusnya ditarik keluar, tapi tidak bisa. Jadi langkahnya adalah step-by-step, rotasi, perencanaan, akumulasi menit bermain, keselamatan pemain, dan mencari puncak performa pemain di waktu berbeda sepanjang turnamen,” tutup John Herdman.