Logo
Raket

Sabar/Reza Mengungkap Rasa Syukur Meski Hanya Meraih Runner-Up di Australia Open 2026

Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, tetap bersyukur meskipun gagal meraih gelar juara di Australia Open 2026 setelah kalah dari pasangan China, Ch...

A
Arka Wisena
15 June 2026 9 pembaca
Sabar/Reza tetap bersyukur meski gagal juarai Australia Open 2026. (Gambar: PBSI)
Sabar/Reza tetap bersyukur meski gagal juarai Australia Open 2026. (Gambar: PBSI)

Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, menunjukkan sikap positif meskipun tidak berhasil meraih gelar juara di Australia Open 2026. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan asal China, Chen/Liu, yang mengalahkan mereka di partai final.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Australia, Sabar/Reza diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik sebagai wakil Indonesia. Namun, mereka mengalami kesulitan dan harus menyerah dalam dua set langsung kepada Chen/Liu. Pertahanan ketat dari pasangan China tersebut membuat Sabar/Reza kesulitan untuk mencetak poin.

Pengakuan Sabar Karyaman Gutama

Meskipun gagal meraih juara, Sabar Karyaman Gutama tetap bersyukur atas pencapaian yang diraih di Australia. "Di sini mereka main jauh lebih safe, jauh lebih rapat pertahanannya. Mereka benar-benar jauh lebih baik dari kami hari ini. Walau belum berhasil juara tapi pastinya hasil ini benar-benar sangat penting, semoga jadi titik balik kami berdua untuk perform dan lebih percaya diri di kejuaraan-kejuaraan berikutnya," ungkap Sabar saat diwawancara oleh media setempat.

Pernyataan Moh Reza Pahlevi Isfahani

Senada dengan Sabar, Moh Reza Pahlevi Isfahani juga mengekspresikan rasa syukurnya. Ia merasa bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera meskipun hanya meraih posisi runner-up. "Tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan ini tanpa cedera. Tadi kami awal-awal tertekan dengan pola permainan mereka. Di sini suasananya berbeda dengan di Indonesia Open kemarin karena di sini dari segi bola agak berat jadi sesuai dengan pola mereka. Mereka nggak gampang mati dan itu tadi bikin kami agak hilang fokus," tambah Reza.

Artikel Terkait