Logo
Olahraga Lain

Shakur Stevenson Sarankan Devin Haney Pertarungan dengan Jaron Ennis

Devin Haney belum menentukan lawan selanjutnya setelah rencana pertarungannya melawan Keyshawn Davis batal. Shakur Stevenson menilai Haney sebaiknya mempertimbangkan Jaron Ennis sebagai lawan.

A
Arya Satya
12 August 2026 24 pembaca
Devin Haney
Devin Haney

Devin Haney saat ini masih mencari kepastian mengenai lawan untuk pertarungan berikutnya setelah rencana duel wajib melawan Keyshawn Davis mendadak dibatalkan. Situasi ini membuat Shakur Stevenson berpendapat bahwa Haney seharusnya fokus untuk melawan Jaron Ennis.

Haney terakhir kali bertanding pada bulan November tahun lalu, di mana ia berhasil mengalahkan Brian Norman Jr. melalui keputusan mutlak untuk merebut gelar WBO di kelas welter. Kemenangan tersebut membuat Haney menjadi juara dunia di tiga kelas yang berbeda. Sejak saat itu, berbagai nama muncul sebagai calon lawan Haney, termasuk Stevenson yang sebelumnya juga dibicarakan. Namun, rencana lebih konkret muncul ketika Top Rank memenangkan lelang untuk pertarungan Haney melawan Keyshawn Davis.

Seharusnya, duel ini menjadi laga wajib bagi Haney untuk mempertahankan sabuk WBO kelas welternya. Namun, rencana tersebut hancur setelah Davis memutuskan untuk mundur, sehingga Haney kembali harus mencari lawan baru. Stevenson kemudian menyampaikan pandangannya melalui media sosial, menegaskan bahwa Haney kini tidak memiliki banyak pilihan selain berusaha untuk menghadapi Ennis.

Perkembangan Terbaru di Kelas Welter

Stevenson menyatakan, "Kamu pernah bilang ingin melawan Conor Benn dan Xander Zayas. Lalu kenapa sekarang tidak mengatakan ingin menghadapi Boots? Faktanya, kamu tidak punya pilihan lain. Tidak ada saya, tidak ada Keyshawn, dan tidak ada Rolly. Jadi siapa lagi yang bisa kamu lawan? Boots sedang tersedia, datangi dia." Pernyataan ini menunjukkan tekanan yang diberikan Stevenson kepada Haney untuk segera menentukan langkah selanjutnya.

Nama Jaron Ennis memang menjadi salah satu opsi yang menarik. Petinju yang dikenal dengan julukan Boots ini sebelumnya adalah juara dunia terpadu di kelas welter sebelum naik ke kelas welter super. Debutnya di kelas 154 pon langsung mencatatkan prestasi besar, di mana pada bulan Juni lalu, ia berhasil menghentikan Xander Zayas dan merebut gelar WBA serta WBO kelas welter super. Kemenangan tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petinju terbaik di divisi tersebut.

Tantangan bagi Devin Haney

Meskipun demikian, pertarungan antara Haney dan Ennis bukanlah hal yang mudah. Haney harus bersedia untuk naik dari kelas welter ke kelas welter super, sementara Ennis sendiri memiliki beberapa opsi lain yang mungkin lebih menguntungkan. Ennis sebelumnya juga dikaitkan dengan juara IBF Josh Kelly serta petinju tak terkalahkan lainnya, Vergil Ortiz Jr. Oleh karena itu, keputusan mengenai lawan selanjutnya sangat bergantung pada rencana masing-masing pihak.

Bagi Devin Haney, pertarungan melawan Ennis bisa menjadi kesempatan emas untuk kembali menghadapi lawan elit dan meningkatkan namanya di kelas yang lebih tinggi. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut, negosiasi mengenai kelas dan batas berat badan akan menjadi tantangan pertama yang harus dihadapi.

Artikel Terkait