Logo
Basket

Shaquille O’Neal Alami Kegagalan Dunk di Usia 54 Tahun

Shaquille O’Neal, legenda NBA yang dikenal dengan aksi slam dunk, mengalami kegagalan saat mencoba melakukan dunk di usia 54 tahun. Momen ini menjadi viral dan memicu berbagai reaksi dari penggemar.

E
Eko Prasetyo
05 August 2026 12 pembaca
Shaquille O’Neal Gagal Dunk di Usia 54 Tahun - sumber: (mainbasket)
Shaquille O’Neal Gagal Dunk di Usia 54 Tahun - sumber: (mainbasket)

Shaquille O’Neal, sosok legendaris dalam dunia basket yang terkenal dengan kemampuan slam dunk-nya, kini harus menghadapi kenyataan bahwa waktu tidak berpihak padanya. Setelah 15 tahun pensiun dan di usia 54 tahun, Shaq gagal dalam percobaan dunk yang dulunya menjadi ciri khasnya. Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial, memperlihatkan Shaq berusaha memasukkan bola dengan satu tangan. Meskipun bola sempat menyentuh bibir ring, usaha tersebut berakhir gagal, membuatnya terjatuh dan menjadi bahan tertawaan bagi rekan-rekannya.

Reaksi Penggemar dan Kegagalan Ironis

Kejadian ini langsung menarik perhatian banyak orang, memicu beragam reaksi dari penggemar yang terkejut melihat salah satu pendunk terhebat dalam sejarah NBA berjuang melakukan aksi yang dulunya menjadi kebanggaannya. Ironisnya, kegagalan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Shaq meluncurkan Dunkman, liga profesional pertama yang berfokus pada pertandingan slam dunk. Liga ini merupakan pengembangan dari serial televisi dengan judul yang sama.

Dalam Dunkman, terdapat 24 peserta dari berbagai negara yang bersaing melalui empat seri penyisihan. Para pemain terbaik akan berlaga di Dunkman World Championship, di mana juara akan mendapatkan hadiah sebesar 500 ribu Dolar AS. Shaq, yang berperan sebagai komisaris liga, dikenal vokal dalam mengkritik menurunnya kualitas Kontes Slam Dunk di NBA All-Star Weekend, bahkan menyebut edisi 2026 sebagai salah satu yang terburuk dan menilai peserta Dunkman lebih kreatif.

Warisan Shaquille O’Neal di Dunia Basket

Meskipun mengalami kegagalan dalam melakukan dunk sederhana, banyak penggemar yang melihatnya sebagai pengingat bahwa usia tidak dapat dilawan. Namun, Shaq tetap diakui sebagai salah satu pemain paling dominan dalam sejarah NBA. Selama 19 musim kariernya, ia berhasil meraih empat gelar juara, tiga di antaranya bersama Lakers dan satu bersama Miami Heat. Ia juga dinobatkan sebagai MVP NBA pada tahun 2000 dan terpilih sebagai All-NBA sebanyak 14 kali, dengan nomor punggungnya yang telah dipensiunkan oleh Lakers, Heat, dan Magic.

Saat ini, meskipun tidak lagi menunjukkan ledakan atletisme di lapangan, Shaq mengalihkan fokusnya untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih inovatif dan kompetitif melalui Dunkman.

Tags: Shaq

Artikel Terkait