Pemain ganda putra, Soh Wooi Yik, mengungkapkan rasa terkejutnya setelah mengetahui bahwa dirinya tidak lagi termasuk dalam skuad yang akan bertanding di Asian Games 2026 mendatang. Meskipun demikian, ia mengaku telah menerima keputusan tersebut meskipun harus melewatkan kesempatan untuk meraih medali emas.
Soh Wooi Yik menjelaskan bahwa ia terkejut dengan keputusan Asosiasi Tenis Malaysia (BAM) yang mencoretnya dari tim, sehingga pasangan tetapnya, Aaron Chia, harus berkolaborasi dengan Tee Kai Wun untuk kompetisi yang berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober di Aichi-Nagoya, Jepang. Selain itu, pasangan independen Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani juga akan mewakili Malaysia di ajang tersebut.
Reaksi Soh Wooi Yik
Pencoretan ini menjadi kejutan, terutama setelah Aaron dan Wooi Yik, yang merupakan juara dunia 2022, berhasil meraih medali perak di Kejuaraan Dunia BWF meskipun mereka sempat berpisah sebulan lalu. "Saya baru mengetahuinya di menit-menit terakhir, jadi sebenarnya tidak ada diskusi sebelumnya," ungkap Wooi Yik saat tiba di KLIA dari New Delhi pada hari Selasa.
Ia menambahkan, "Namun, sebagai pemain senior sekarang, saya bisa menerima situasi ini. Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan bermain, jadi siapa pun yang bermain, saya tidak masalah dengan itu." Wooi Yik juga menyatakan bahwa ia akan terus berjuang dan memberikan yang terbaik, mengingat banyak perubahan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Prestasi Sebelumnya
Aaron dan Wooi Yik adalah satu-satunya atlet bulu tangkis Malaysia yang berhasil meraih podium di Asian Games Hangzhou 2023, di mana mereka membawa pulang medali perunggu. Pelatih ganda tim nasional Malaysia, Herry Iman Pierngadi, mengonfirmasi bahwa Wooi Yik tidak dapat dimasukkan kembali ke dalam skuad karena batas waktu pendaftaran terakhir telah berakhir pada 1 Juli lalu.