Logo
Raket

Tai Tzu Ying Mengungkapkan Cita-Cita Menjadi Polisi Jika Tak Menjadi Atlet Bulu Tangkis

Tai Tzu Ying, mantan pemain bulu tangkis nomor satu dunia asal Taiwan, berbagi pengalaman dan cita-citanya dalam acara UNIQLO yang bertujuan menginspirasi generasi muda.

D
Dhearatika Jaya
10 July 2026 15 pembaca
Tai Tzu Ying/[Foto:Ltnsports]
Tai Tzu Ying/[Foto:Ltnsports]

Mantan bintang bulu tangkis dunia asal Taiwan, Tai Tzu Ying, hadir dalam acara UNIQLO hari ini untuk berpartisipasi dalam program pertukaran pelajar bertajuk "Percaya pada Masa Depan." Kegiatan ini bertujuan untuk menghubungkan generasi muda melalui olahraga, memberikan inspirasi untuk bermimpi, serta membangun kepercayaan diri akan masa depan.

Pada kesempatan ini, Tai Tzu Ying melakukan diskusi dengan anak-anak, di mana para pemain muda tidak hanya ingin mempelajari keterampilan bulu tangkis darinya, tetapi juga berbagi cerita tentang kehidupan mereka di luar arena. Saat ditanya mengenai karier alternatif yang ingin dijalani jika tidak berprofesi sebagai atlet, Tai Tzu Ying menyatakan keinginannya untuk menjadi polisi, mengikuti jejak orang tuanya.

Inspirasi untuk Generasi Muda

Tai Tzu Ying juga membagikan pengalamannya selama tumbuh dan berkompetisi, mendorong anak-anak untuk tetap gigih serta percaya pada diri sendiri saat menghadapi berbagai tantangan. Siswa-siswa dari tim bulu tangkis Sekolah Dasar Changchun turut berpartisipasi dalam kegiatan memukul kok dan acara "Papan Pesan Akar Impian," di mana mereka menuliskan tujuan dan harapan untuk masa depan.

Melalui interaksi yang dekat dengan atlet kelas dunia, anak-anak tidak hanya merasakan kepercayaan diri dan kekuatan yang dihadirkan oleh olahraga, tetapi juga mendapatkan langkah awal yang lebih konkret untuk mewujudkan impian mereka. Tai Tzu Ying mengungkapkan, "Saya sangat senang bisa datang ke Sekolah Dasar Changchun bersama UNIQLO hari ini dan bertemu dengan anak-anak di tim bulu tangkis. Melihat semua orang begitu fokus dan menikmati permainan mengingatkan saya pada saat pertama kali saya mulai bermain bulu tangkis."

Diskusi dan Pertanyaan dari Anak-Anak

Selain berinteraksi dan bermain dengan anak-anak, Tai Tzu Ying juga mengadakan sesi tanya jawab. Salah satu anak bertanya tentang apa yang akan dilakukannya jika tidak bermain bulu tangkis. Ia menjawab, "Itu pertanyaan yang bagus. Sebenarnya, saya belum memikirkannya secara detail, tetapi saya rasa saya paling ingin menjadi seorang polisi karena kedua orang tua saya adalah polisi, dan saya telah terpengaruh oleh mereka sejak kecil."

Seorang anak lainnya penasaran dengan gerakan tipuan yang sering digunakan Tai Tzu Ying di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa pelatihnya tidak mendorong mereka untuk menggunakan gerakan tersebut. "Pelatih tidak terlalu suka saya menggunakannya karena terlalu mencolok." Tai Tzu Ying menjelaskan bahwa siswa sekolah dasar harus fokus pada penguasaan keterampilan dasar. Meskipun gerakan tipuan dapat menghasilkan poin dengan cepat, itu bukanlah hal utama yang harus dikuasai. Gerakan tersebut hanya merupakan salah satu cara untuk mencetak poin dalam permainan dan harus dipadukan dengan taktik yang tepat. Pada tahap ini, mereka perlu menguasai keterampilan dasar agar dapat menggunakan gerakan tipuan secara efektif.

Artikel Terkait