Logo
Raket

Tee Kai Wun dan Yap Roy King Raih Gelar di Korea Masters Setelah Penantian Panjang

Tee Kai Wun dan Yap Roy King berhasil meraih gelar Tur Dunia di Korea Masters setelah mengalahkan Man Wei Chong, mengakhiri penantian 15 bulan untuk mendapatkan trofi tersebut.

D
Dhearatika Jaya
10 August 2026 26 pembaca
Podium Ganda Putra Korea Masters 2026/[Foto:NST]
Podium Ganda Putra Korea Masters 2026/[Foto:NST]

Menghadapi mantan rekan setim yang telah lama tidak bertanding, Tee Kai Wun berhasil mengatasi situasi yang menantang dengan sangat baik. Ia membalikkan keadaan melawan Man Wei Chong dan meraih gelar Tur Dunia di Korea Masters pada hari Minggu, setelah 15 bulan menunggu. Bersama Yap Roy King, Tee Kai Wun menerapkan strategi menyerang yang efektif untuk menetralkan permainan agresif Wei Chong, dengan dukungan pengalaman dari mantan juara dunia, Soh Wooi Yik.

Pendekatan menyerang yang konsisten membuahkan hasil, di mana pasangan Kai Wun dan Roy King berhasil menang dengan skor 21-13, 21-18. Gelar ini menjadi yang pertama bagi Roy King, sementara Tee Kai Wun sebelumnya telah meraih gelar Tur Dunia bersama Wei Chong di Malaysia Masters 2025. Roy King mengungkapkan rasa syoknya bisa membawa pulang gelar kedua, terutama setelah mereka mengalami kekalahan di babak pertama pada dua turnamen sebelumnya, yaitu China Open dan Taiwan Open.

Perjalanan Menuju Kemenangan

"Kami tidak menyangka akan sampai ke final dan kami berdua senang bisa melakukannya terlebih dahulu. Saya berpesan kepada rekan saya (Kai Wun) untuk menikmati permainan dan mencoba menemukan ritme kami," ungkap Roy King. Ia juga menambahkan bahwa Tee Kai Wun yang lebih berpengalaman membimbingnya dengan baik, memberikan ketenangan saat ia merasa tersesat.

Tee Kai Wun juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pelatih dan semua pihak yang mendukung mereka. "Terima kasih banyak kepada para pelatih kami, semua orang di balik layar, dan Roy King atas semua kerja keras dan dukungannya," tulis Kai Wun di Instagram. Gelar di Korea Masters ini menjadi yang keenam bagi Kai Wun, dengan lima gelar sebelumnya diraih bersama Wei Chong sebelum adanya perombakan dalam tim ganda putra yang diumumkan oleh pelatih kepala, Herry IP, bulan lalu.

Refleksi dan Harapan ke Depan

Di sisi lain, Wei Chong melihat perpisahannya dengan mantan rekannya dari perspektif yang positif meskipun harus menerima kekalahan. "Kami pernah bermitra dengan pihak lain selama empat hingga lima tahun. Ini adalah kemitraan terakhir, dan kami tidak memikirkan kemitraan kami sebelumnya," katanya. Wei Chong dan Wooi Yik, yang telah bermain di turnamen keempat berturut-turut, juga mengalami kekalahan di babak pertama dan kedua pada tiga turnamen sebelumnya sebelum berhasil mencapai final di Korea.

Tee Kai Wun dan Roy King dijadwalkan untuk berkompetisi di China Masters pada tanggal 1-9 September sebelum dipasangkan dengan pemain lain. Namun, kemenangan di Korea Masters akan selalu dikenang oleh keduanya sebagai momen penting yang mengakhiri paceklik gelar dan mengembalikan kepercayaan diri mereka menjelang Kejuaraan Dunia yang hanya tinggal delapan hari lagi. Kejuaraan Dunia, yang akan berlangsung di New Delhi dari tanggal 17-23 Agustus, akan menghadirkan tantangan baru, di mana para pemain akan kembali menggunakan pasangan awal mereka. Meskipun demikian, Aaron Chia-Wooi Yik, Wei Chong-Kai Wun, dan Wan Arif Junaidi-Roy King berharap dapat membawa momentum positif dari Taiwan Open dan Korea Masters ke Kejuaraan Dunia.

Artikel Terkait