Logo
Olahraga Lain

Teremoana Siap Beraksi Melawan DeAndre Savage di Australia

Ajang tinju di Australia akan menampilkan Teremoana Teremoana sebagai bintang utama saat ia menghadapi DeAndre Savage pada 12 Agustus mendatang. Pertarungan ini menjadi bagian dari upaya Matchroom Box...

B
Bayu Biru
16 July 2026 13 pembaca
Teremoana Teremoana akan menghadapi DeAndre Savage pada 12 Agustus mendatang di Star Casino Gold Coast. (Foto: Fight TV)
Teremoana Teremoana akan menghadapi DeAndre Savage pada 12 Agustus mendatang di Star Casino Gold Coast. (Foto: Fight TV)

Matchroom Boxing kembali mengadakan acara tinju di Australia dengan menampilkan Teremoana Teremoana sebagai petinju utama. Pada tanggal 12 Agustus, petinju asal Australia ini akan bertanding melawan DeAndre Savage di Star Casino Gold Coast. Selain mengumumkan pertarungan ini, Matchroom juga menginformasikan bahwa mereka telah merekrut petinju Australia lainnya, Michael Zerafa, untuk tampil dalam kartu pertandingan yang sama, sebagai langkah untuk memperluas aktivitas mereka di Australia.

Teremoana Teremoana, yang berusia 28 tahun, saat ini dianggap sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di kelas berat. Dengan rekor profesional yang mencatat 11 kemenangan tanpa kekalahan, semua kemenangannya diraih melalui knockout, sembilan di antaranya terjadi pada ronde pertama. Ia juga telah mencatat dua kemenangan pada tahun 2026, semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu petinju muda dengan kekuatan pukulan yang sangat berbahaya di divisi kelas berat. Teremoana sebelumnya juga mewakili Australia di Olimpiade 2024.

Potensi Teremoana di Masa Depan

Promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn, menilai bahwa Teremoana memiliki potensi besar untuk meraih gelar juara dunia di masa depan. "Teremoana Teremoana adalah masa depan divisi kelas berat, dan itulah alasan mengapa banyak orang tidak ingin menghadapi dia," ungkap Hearn dalam pernyataannya. Ia juga menyebutkan bahwa beberapa petinju kelas berat Australia yang belum terkalahkan sebelumnya telah ditawari untuk melawan Teremoana, namun mereka memilih untuk menolak tantangan tersebut. Akhirnya, Savage menerima tantangan ini.

Meskipun Teremoana dijagokan, Hearn percaya bahwa pertarungan melawan Savage akan menjadi ujian terberat dalam karir profesionalnya. Savage dikenal memiliki kekuatan pukulan yang dapat menjadi ancaman serius. "Ini akan menjadi pertarungan terberatnya sejauh ini. Savage adalah petarung berbahaya dan dia benar-benar memiliki pukulan keras. Namun saya yakin Teremoana akan menunjukkan mengapa ada tingkatan berbeda dalam olahraga ini," jelas Hearn.

Kehadiran Michael Zerafa

Sementara itu, Michael Zerafa secara resmi bergabung dengan Matchroom setelah sebelumnya bernaung di No Limit Boxing. Petinju berusia 34 tahun asal Melbourne ini memiliki rekor 34 kemenangan, lima kekalahan, dan 22 kemenangan knockout. Zerafa terakhir bertanding pada bulan Januari, namun duel melawan Nikita Tszyu berakhir tanpa hasil setelah laga dihentikan pada ronde ketiga akibat benturan kepala yang mengakibatkan gangguan penglihatan. Sebelumnya, Zerafa mencatat tiga kemenangan beruntun setelah kalah knockout dari juara kelas menengah WBA, Erislandy Lara, pada tahun 2024. Kemenangan terakhirnya yang signifikan terjadi pada tahun 2019 ketika ia menghentikan mantan juara dunia kelas welter, Jeff Horn, sebelum kalah dalam duel ulang beberapa bulan kemudian.

Dengan kehadiran Teremoana dan Zerafa, Matchroom berharap acara di Gold Coast ini menjadi langkah penting dalam membangun kembali pasar tinju di Australia.

Artikel Terkait