Logo
Berita Olahraga

Tim Catur Indonesia Raih Prestasi Gemilang di Olimpiade Catur 2026

Tim catur Indonesia berhasil mencatatkan prestasi yang membanggakan di Olimpiade Catur 2026 di Samarkand, Uzbekistan, dengan tim putra menempati posisi ke-35 dan tim putri di peringkat ke-19.

A
Atha Aziz
29 September 2026 18 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
Tim catur putri Indonesia di Olimpiade Catur 2026 Samarkand, Uzbekistan(Dokumentasi PB Percasi)
Tim catur putri Indonesia di Olimpiade Catur 2026 Samarkand, Uzbekistan(Dokumentasi PB Percasi)

Tim catur Indonesia menunjukkan performa yang mengesankan setelah menyelesaikan kompetisi di Olimpiade Catur 2026 yang berlangsung di Samarkand, Uzbekistan, dari tanggal 15 hingga 27 September 2026. Dalam turnamen ini, tim Merah Putih berhasil meraih pencapaian yang lebih baik dibandingkan dengan edisi sebelumnya.

Berdasarkan hasil akhir, tim putra Indonesia berhasil menduduki peringkat ke-35 dari total 206 negara peserta, dengan mengumpulkan 27,5 poin dari 11 pertandingan yang dilaksanakan. Sementara itu, tim putri Indonesia juga tampil memuaskan dengan meraih peringkat ke-19 dari 189 negara, dengan total 30 poin dari 11 laga yang diikuti.

Peningkatan Signifikan dari Edisi Sebelumnya

Pencapaian di Olimpiade Catur 2026 ini menunjukkan peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan hasil di Budapest pada tahun 2024, di mana tim putra hanya mampu berada di posisi ke-75 dan tim putri di urutan ke-68. Kenaikan peringkat ini mencerminkan kemajuan kualitas pecatur Indonesia di kancah internasional.

GM Susanto Megaranto, yang juga menjabat di Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, memberikan apresiasi kepada seluruh anggota tim. Ia menilai hasil yang diraih oleh tim putra sangat membanggakan, terutama karena mereka berhasil melompat dari posisi awal 52 ke peringkat 35 dunia, berkat kemenangan melawan tim Meksiko di pertandingan terakhir.

“Setelah babak 9, tim putri sempat meraih peringkat 10 besar dunia. Namun, sayang di dua babak terakhir tim putri harus kalah melawan Vietnam dan di babak terakhir menahan imbang tim kuat dari Eropa, Spanyol,” jelas Susanto dalam pernyataan tertulisnya.

Dinamika Elo Rating Pecatur Indonesia

Keberhasilan Indonesia di Samarkand juga diwarnai dengan perubahan dalam perolehan Elo Rating para pecatur. Di sektor putra, lonjakan rating tertinggi diraih oleh IM Satria Duta Cahaya dengan tambahan 18,7 poin, diikuti oleh IM Nayaka Budhidharma (+13,8), GM Susanto Megaranto (+12,3), dan IM Gilbert Elroy Tarigan (+3). Namun, IM Arif Abdul Hafiz mengalami penurunan sebesar 6,4 poin.

Di sektor putri, WIM Shafira Devi Herfesa menunjukkan performa luar biasa dengan tambahan 97,6 poin, diikuti oleh WIM Laysa Latifah (+47) dan WIM Chelsie Monica Sihite (+5,2). Di sisi lain, WIM Ummi Fisabilillah dan WIM Diajeng Theresa Singgih masing-masing mengalami penurunan rating sebesar 9,6 dan 8,2 poin.

Atas pencapaian ini, GM Susanto Megaranto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. “Terima kasih juga untuk doa dan dukungannya kepada Pak Ketua Umum Agustiar Sabran serta pembina, pengurus PB Percasi, juga seluruh pecinta catur Indonesia,” ungkapnya.

Laysa Latifah Raih Gelar Woman Grandmaster

Di tengah keberhasilan tim, kabar bahagia juga datang dari WIM Laysa Latifah yang resmi meraih gelar Woman Grandmaster (WGM), menjadikannya WGM ke-4 dalam sejarah catur Indonesia. Laysa mengikuti jejak senior-seniornya seperti WGM Irene Kharisma Sukandar, WGM Medina Warda Aulia, dan WGM Dewi Ardhiani Anastasia Citra.

Keberhasilan Laysa dalam meraih norma WGM ditentukan setelah ia mengalahkan WIM Ngoc Thuy Duong Bach dari Vietnam pada babak ke-10 dan menunjukkan performa yang mengesankan dengan hasil imbang melawan GM Nino Batsiashvili serta mengalahkan GM top Jerman, Elisabeth Paehtz. Dengan Performance Rating mencapai 2404 dan tambahan 7 poin, Laysa memenuhi syarat untuk norma WGM setelah sebelumnya meraih dua norma di Budapest dan Tarakan.

Laysa merasa sangat bersyukur dan senang atas pencapaiannya, serta mengungkapkan kebahagiaannya karena tim putri Indonesia berhasil meraih peringkat 19, melampaui posisi awal di peringkat 35. “Jadi memang sudah sesuai dengan target awal yang sudah didiskusikan sebelumnya yaitu memperbaiki peringkat,” ujarnya.

Ketua Umum PB Percasi, Agustiar Sabran, memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian kontingen Merah Putih ini. “Kita patut bersyukur, ini adalah sejarah baru buat catur kita. Ini juga jadi target di pengurusan kami untuk terus melahirkan GM baru,” tegasnya.

Berikut adalah daftar GM dan WGM Indonesia:

GM Indonesia: 1. GM Herman Suradiradja 2. GM Utut Adianto 3. GM H. Ardiansyah 4. GM Edhi Handoko 5. GM Ruben Gunawan 6. GM Cerdas Barus 7. GM Susanto Megaranto 8. GM Novendra Priasmoro 9. GM Sean Winshand Cuhendi.

WGM Indonesia: 1. IM WGM Irene Kharisma Sukandar 2. IM WGM Medina Warda Aulia 3. WGM Dewi Ardhiani Anastasia Citra 4. WGM Laysa Latifah.

Artikel Terkait