Perjalanan Team Vitality dalam kompetisi Mid Season Cup (MSC) Esports World Cup (EWC) 2026 terhenti setelah mereka mengalami kekalahan di babak perempat final. Tim yang merupakan perwakilan Indonesia ini, yang dikenal sebagai Bigetron by Vitality, harus mengakui keunggulan Tim Falcons PH dengan skor 1-3 dalam format best of five (Bo5).
Kekalahan ini cukup mengejutkan, mengingat performa Team Vitality yang solid selama fase grup. Mereka berhasil menunjukkan konsistensi permainan yang baik, sehingga menjadi salah satu dari empat tim pertama yang memastikan tempat di Knockout Stage. Keberhasilan ini memberi mereka kesempatan untuk memilih lawan di perempat final.
Pilihan Lawan yang Berisiko
Team Vitality memutuskan untuk menghadapi Tim Falcons PH, tim asal Filipina yang sebelumnya mereka kalahkan dengan skor 2-0 di fase grup. Keputusan ini dianggap logis karena pada pertemuan sebelumnya, Team Vitality tampil sangat dominan dan percaya diri untuk mengulangi hasil positif di fase gugur.
Namun, situasi berubah di babak perempat final. Tim Falcons PH menunjukkan persiapan yang lebih matang sejak game pertama. Dengan permainan yang disiplin dalam mengamankan objektif, rotasi yang terencana, serta eksekusi team fight yang efektif, mereka membuat Team Vitality kesulitan dalam mengembangkan strategi permainan mereka.
Perlawanan yang Terlambat
Baru pada game kedua, Team Vitality menunjukkan perlawanan berarti. Skuad yang diperkuat oleh Emann, Moreno, Finn, Nnael, dan Shogun berhasil mencuri satu poin dan menjaga harapan untuk menyamakan kedudukan. Namun, momentum positif tersebut tidak dapat dipertahankan.
Memasuki game ketiga dan keempat, Tim Falcons PH kembali mendominasi dengan permainan agresif dan minim kesalahan. Mereka menutup seri dengan kemenangan 3-1, sekaligus memastikan tempat di semifinal.
Kemenangan ini juga menjadi momen pembalasan bagi Tim Falcons PH setelah kekalahan yang mereka alami di fase grup. Di babak semifinal, mereka akan berhadapan dengan Yangon Galacticos untuk memperebutkan tiket ke Grand Final. Di sisi lain, Team Vitality harus menghentikan langkah mereka di MSC EWC 2026, meskipun telah menunjukkan performa yang impresif sejak awal kompetisi. Keberhasilan mereka menembus Knockout Stage tetap menjadi catatan penting dalam perjalanan mereka di turnamen Mobile Legends: Bang Bang ini.