Raul Asencio, seorang bek tengah Real Madrid, baru-baru ini menimbulkan kemarahan klubnya setelah terlibat dalam insiden menyetir sambil mabuk. Kejadian ini berlangsung pada 16 Agustus di Gran Canaria saat Asencio sedang dalam masa pemulihan dari cedera.
Menurut laporan dari COPE, Asencio ditangkap oleh pihak berwenang setelah melakukan aksi ngebut di jalan. Dalam pemeriksaan yang dilakukan, terungkap bahwa kadar alkohol dalam tubuhnya mencapai 0,90 serta 0,88 mg/l.
Konsekuensi Hukum dan Sanksi Klub
Akibat dari tindakan tersebut, Asencio dikenakan denda sebesar 14.400 Euro, yang setara dengan Rp 295 juta. Selain itu, ia juga akan menghadapi larangan mengemudi selama delapan bulan ke depan.
Real Madrid sangat kecewa dengan perilaku Asencio, dan klub berencana untuk memberikan sanksi finansial atau hukuman indisipliner sebagai respons terhadap tindakan yang tidak bertanggung jawab ini. Pada usia 23 tahun, Asencio seharusnya lebih fokus pada proses pemulihan cedera otot paha kanan yang sedang dialaminya.
Reaksi dan Dampak pada Karier
Insiden ini jelas memberikan dampak negatif tidak hanya pada reputasi pribadi Asencio tetapi juga pada tim. Dengan situasi yang sedang berlangsung, perhatian kini tertuju pada bagaimana klub akan menangani masalah ini dan langkah-langkah apa yang akan diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.