Di Saarlandhalle, Jerman, pada Jumat (30/10/2026), hasil berbeda diraih oleh pasangan ganda putri Indonesia di ajang Hylo Open 2026. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengalami kekalahan, sedangkan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil melaju ke babak semifinal.
Febriana dan Trias berhadapan dengan pasangan dari Amerika Serikat, Lauren Lam dan Alisson Quynh Lee, di perempat final. Pertandingan dimulai dengan ketat, di mana skor sempat imbang 3-3. Ana dan Trias sempat memimpin dengan skor 5-3, namun Lam dan Lee berhasil menyamakan kedudukan menjadi 8-8. Ana dan Trias kemudian unggul 11-9 saat interval, namun setelah itu, mereka kehilangan dua poin dan skor kembali imbang 11-11.
Pertandingan berlangsung sengit hingga mencapai angka 19-19, tetapi Ana dan Trias kehilangan dua poin penting dan akhirnya kalah 19-21 di gim pertama. Pada gim kedua, Lam dan Lee tampil dominan dengan langsung unggul 8-1. Jarak poin yang terlalu jauh membuat mereka semakin nyaman dan memimpin 11-4 saat interval. Lam dan Lee menutup gim kedua dengan skor 21-10, sehingga Ana dan Trias harus tersingkir dari turnamen.
Tiwi/Fadia Tampil Menggigit
Di pertandingan selanjutnya, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti bertemu dengan pasangan Jerman, Stine Kuespert dan Isabel Lohau. Tiwi dan Fadia menunjukkan agresivitas sejak awal gim pertama dengan memimpin jauh 9-3. Mereka bahkan berhasil mencetak tujuh angka berturut-turut untuk menjauh menjadi 16-3 dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-7.
Di gim kedua, Kuespert dan Lohau sempat memberikan perlawanan di awal hingga skor 6-6. Namun, Tiwi dan Fadia kembali mengambil alih permainan dengan sembilan angka beruntun, memimpin 15-6. Mereka akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 21-10 di gim kedua, hanya dalam waktu 32 menit, dan melaju ke babak semifinal.
Perkembangan Lainnya di Hylo Open 2026
Keberhasilan Tiwi dan Fadia melaju ke semifinal menambah catatan positif bagi tim ganda putri Indonesia di turnamen ini. Sementara itu, Febriana dan Trias harus merenungkan performa mereka dan bersiap untuk turnamen berikutnya.