Logo
Berita Olahraga

Toprak Razgatlioglu Hadapi Tantangan Setelah Operasi Bahu

Toprak Razgatlioglu mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya setelah cedera bahu memaksanya untuk mengakhiri musim debut di MotoGP 2026 lebih awal. Pebalap dari tim Prima Pramac Yamaha ini kini fokus...

D
Dharma Kusuma
28 October 2026 3 pembaca
Foto: Gold and Goose / Red Bull Conten/Gold and Goose
Foto: Gold and Goose / Red Bull Conten/Gold and Goose

Jakarta - Toprak Razgatlioglu mengakui bahwa dirinya sedang mengalami masa sulit setelah cedera bahu yang mengharuskannya mengakhiri musim debut di MotoGP 2026 lebih cepat dari yang direncanakan. Pebalap yang tergabung dalam tim Prima Pramac Yamaha ini kini tengah menjalani proses pemulihan setelah menjalani operasi.

Toprak membagikan kondisi terkininya melalui media sosial pada Selasa (27/10/2026). Ia menyatakan bahwa ini adalah pengalaman yang tidak biasa baginya, karena untuk pertama kalinya dalam karier balapnya, ia harus mengakhiri musim lebih awal. "Kadang-kadang hal tak terduga bisa terjadi. Saya sedang melalui masa sulit karena, untuk pertama kalinya dalam karier balap saya, saya harus mengakhiri musim lebih awal," tulisnya.

Proses Pemulihan dan Harapan Kembali Balapan

Ia juga menambahkan, "Rasanya sangat aneh menyaksikan balapan di televisi. Saya menjalani operasi bahu agar bisa kembali lebih kuat, dan saya sudah mulai berlatih lagi. Saya berharap bisa kembali mengendarai motor sesegera mungkin." Toprak mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Yamaha, timnya, serta para dokter dan semua orang yang telah memberikan dukungan selama masa pemulihan.

"Terima kasih banyak kepada keluarga Yamaha, tim saya, dan para dokter. Saya juga ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya dan terus memberikan doa serta harapan baik," ungkapnya.

Cedera yang Menghentikan Langkahnya di MotoGP

Cedera yang dialami Toprak terjadi setelah ia mengalami kecelakaan *highside* saat sesi latihan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika pada awal bulan Oktober. Akibat insiden tersebut, pebalap asal Turki itu mengalami dislokasi pada bahu kanannya. Meskipun sempat melanjutkan akhir pekan balapan di Mandalika, ia akhirnya terpaksa mundur dari balapan utama setelah delapan lap karena rasa sakit dan keterbatasan kekuatan pada bahunya.

Pemeriksaan lebih lanjut di Milan menunjukkan bahwa cederanya lebih serius dari yang diperkirakan, sehingga operasi menjadi langkah yang diperlukan untuk mendukung proses pemulihan. Operasi dilakukan pada 26 Oktober, dan kini Toprak sedang menjalani tahap pemulihan. Keputusan untuk menjalani operasi ini mengakibatkan juara dunia World Superbike tiga kali tersebut harus melewatkan seluruh sisa seri MotoGP 2026. Posisi Toprak untuk sisa musim akan diisi oleh pebalap penguji Yamaha, Augusto Fernandez. Saat ini, fokus Toprak adalah memulihkan kondisinya agar dapat kembali berlaga setelah absen di sisa musim ini.

Artikel Terkait