Toprak Razgatlioglu sedang mengalami kesulitan di musim debutnya di MotoGP bersama Pramac Yamaha. Meskipun ada harapan besar terkait regulasi baru yang akan diterapkan pada MotoGP 2027, pembalap asal Turki ini justru merasa kurang terkesan dengan motor 850 cc yang sedang dalam tahap pengembangan oleh Yamaha.
Menurut informasi yang disampaikan oleh Neil Hodgson, mantan pembalap dan analis MotoGP, Razgatlioglu memberikan penilaian yang kurang positif mengenai motor baru Yamaha tersebut. Ia menyebutkan bahwa motor berkapasitas 850 cc terasa lamban dan memiliki karakter yang aneh saat dikendarai.
Adaptasi yang Menantang
Musim 2026 menjadi periode yang sangat menantang bagi Razgatlioglu. Setelah meraih kesuksesan di World Superbike, ia kini harus menghadapi berbagai tantangan di MotoGP, termasuk penyesuaian posisi duduk, setang motor, serta karakter ban Michelin yang berbeda dari yang biasa digunakannya.
Regulasi baru MotoGP yang akan mulai berlaku pada 2027 diharapkan dapat menjadi titik balik bagi pembalap berusia 29 tahun ini. Dengan penggunaan mesin 850 cc, ban Pirelli, serta desain aerodinamika yang lebih sederhana, perubahan ini seharusnya lebih sesuai dengan gaya balapnya yang sudah terbiasa menggunakan ban Pirelli di World Superbike. Namun, perkembangan motor Yamaha justru menimbulkan keraguan.
Kondisi Terkini Motor Yamaha
Dalam podcast Gas It Out, Neil Hodgson membagikan hasil diskusinya dengan Razgatlioglu mengenai kondisi terbaru motor Yamaha. Ia menyatakan, "Semua yang kami bahas saat siaran ternyata dibenarkan olehnya. Dia mengalami kesulitan karena posisi jok yang lebih tinggi dan belum benar-benar merasakan kepercayaan diri pada bagian depan motor." Ia menambahkan bahwa Razgatlioglu merasa titik pengereman harus ditentukan sejak sesi latihan pertama, dan jika mencoba mengerem sedikit lebih lambat, roda depan akan langsung mengunci, membuat motor tidak berhenti dengan baik.
Hodgson juga menyoroti bahwa tekanan mental mulai dirasakan Razgatlioglu akibat hasil yang tidak sesuai harapan. "Dia mengatakan motor 850 cc itu lambat. Semuanya terasa lambat. Dan saat dikendarai, sensasinya benar-benar aneh," ungkap Hodgson.
Yamaha masih berjuang untuk meningkatkan daya saing motornya. Sepanjang musim 2026, performa mesin V4 mereka dianggap belum mampu bersaing dengan para rival, terutama di lintasan lurus. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Yamaha mungkin belum siap untuk bersaing di posisi terdepan ketika regulasi baru mulai diterapkan. Jika pengembangan motor tidak menunjukkan kemajuan yang signifikan, Razgatlioglu mungkin harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan motor yang benar-benar kompetitif.
Walaupun demikian, proyek pengembangan motor masih terus berlangsung. Yamaha berharap berbagai evaluasi selama fase pengujian dapat menghasilkan paket motor yang lebih kompetitif sebelum MotoGP memasuki era baru pada musim 2027.