Logo
Moto GP

Trackhouse Racing: Lebih dari Sekadar Tim Satelit di MotoGP

Trackhouse Racing berusaha untuk tidak dianggap sebagai tim satelit biasa dalam ajang MotoGP. Pemilik tim, Justin Marks, menekankan pentingnya kemitraan dengan Aprilia untuk meningkatkan performa mere...

D
Dyah Entenopo
18 August 2026 24 pembaca
Davide Brivio (Manager Trackhouse) dan Justin Marks (Bos Trackhouse)
Davide Brivio (Manager Trackhouse) dan Justin Marks (Bos Trackhouse)

Trackhouse Racing berambisi untuk tidak hanya dianggap sebagai tim satelit di ajang MotoGP. Pemilik tim, Justin Marks, menyatakan bahwa hubungan yang kuat dengan Aprilia menjadi salah satu faktor utama yang mendukung peningkatan performa mereka, sehingga bisa bersaing di posisi terdepan. Kemenangan Raul Fernandez di MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone menjadi pencapaian paling signifikan bagi Trackhouse di musim MotoGP 2026, yang juga menegaskan keyakinan Marks bahwa kolaborasi teknis dan organisasi dengan Aprilia berjalan sesuai harapan.

Sejak awal pendirian tim di MotoGP, Marks mengungkapkan bahwa ia telah menjelaskan kepada Managing Director Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengenai jenis hubungan yang ingin dibangun antara kedua tim. "Saya tidak ingin kami berpikir dalam kerangka tim pabrikan dan tim satelit. Saya ingin dua tim yang bekerja sama seperti rekan setim untuk menempatkan empat motor Aprilia di posisi empat besar dalam setiap balapan," ungkap Marks.

Kerja Sama yang Kuat

Kolaborasi antara Trackhouse dan Aprilia mencakup berbagai aspek, mulai dari penggunaan perangkat yang serupa hingga komunikasi yang baik antar teknisi. Tim ini juga mendapatkan dukungan komersial dari Aprilia. Menurut Marks, Rivola memiliki pandangan yang sejalan dengan konsep kerja sama tersebut, sehingga Trackhouse tidak diperlakukan sekadar sebagai pelanggan yang membeli motor dari Aprilia. "Mereka memahami bahwa ini adalah sebuah kemitraan. Kami bukan pelanggan, tetapi partner untuk mencapai kesuksesan bersama," jelasnya.

Hubungan yang terjalin tetap solid meskipun Trackhouse kini mulai menjadi pesaing langsung bagi tim pabrikan Aprilia. Bahkan setelah kemenangan Fernandez di Silverstone, anggota kedua tim merayakan keberhasilan tersebut bersama-sama. Namun, Marks mengakui bahwa situasi bisa berubah jika Trackhouse dan Aprilia harus bersaing langsung dalam perebutan gelar juara dunia di akhir musim. "Di lintasan kami adalah rival, tetapi di luar lintasan kami adalah partner," tambah Marks.

Fondasi yang Kuat untuk Kesuksesan

Marks menegaskan bahwa keberhasilan tim asal Amerika ini bukanlah hasil yang instan. Ia menjelaskan bahwa fondasi tim telah dibangun selama lebih dari dua tahun dengan menciptakan budaya kerja yang mendukung perkembangan pembalap dan staf. Ia juga tidak menganggap kemenangan atau posisi klasemen sebagai satu-satunya ukuran kesuksesan. "Kami berbicara tentang menjadi relevan. Ada terlalu banyak variabel dalam meraih kemenangan yang tidak bisa kami kendalikan," tuturnya.

Setelah kemenangan di Silverstone, Marks merasa Trackhouse berada di jalur yang benar. "Jika musim ini berakhir hari ini, itu sudah menjadi kesuksesan besar," ujarnya.

Artikel Terkait