Logo
Sepakbola

Turki Terdepak dari Piala Dunia 2026, Arda Guler Meminta Maaf

Tim nasional Turki harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 lebih cepat setelah mengalami dua kekalahan berturut-turut, dengan Arda Guler meminta maaf kepada pendukungnya.

E
Eko Prasetyo
21 June 2026 8 pembaca
Arda Guler, Turki
Arda Guler, Turki

Turki mengalami nasib buruk di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir lebih awal, menyusul dua kekalahan berturut-turut. Tim yang dipimpin oleh Arda Guler ini awalnya dianggap sebagai salah satu favorit di Grup D. Namun, mereka dipastikan terdepak setelah kalah 0-1 dari Paraguay pada Sabtu, 20 Juni 2026, pagi WIB. Gol cepat yang dicetak oleh Matias Galarza di menit kedua tidak mampu dibalas oleh pasukan Vincenzo Montella, meskipun mereka memiliki keunggulan jumlah pemain sepanjang babak kedua.

Kekalahan yang Menyakitkan

Hasil ini terasa sangat ironis bagi tim Bintang-Bulan Sabit, mengingat mereka merupakan salah satu unggulan di grup tersebut. Turki memasuki turnamen dengan status sebagai tim peringkat FIFA terbaik kedua setelah Amerika Serikat. Namun, meskipun menghadapi dua tim yang dianggap lebih lemah, yaitu Australia dan Paraguay, mereka tidak mampu mencetak gol. Dalam dua pertandingan, Turki tercatat melepaskan 60 tembakan tetapi tetap gagal mencetak gol.

Permintaan Maaf kepada Pendukung

Pertandingan terakhir melawan Amerika Serikat pun menjadi tidak berarti bagi Turki, yang sudah tidak memiliki harapan untuk melanjutkan ke fase berikutnya. Dalam situasi tersebut, Arda Guler menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukungnya. "Kami seharusnya memenangi pertandingan-pertandingan ini, jadi kami meminta maaf ke masyarakat Turki," ujarnya, yang sebelumnya diharapkan menjadi bintang di turnamen ini.

Sementara itu, Amerika Serikat telah memastikan diri lolos ke fase gugur dengan dua kemenangan. Pertandingan antara Australia dan Paraguay di laga terakhir grup akan menentukan tim mana yang akan menyusul untuk lolos langsung.

Artikel Terkait