Jakarta - Pelti DKI Jakarta telah memulai persiapan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dengan mengadakan turnamen yang bertajuk Piala Gubernur DKI Jakarta. Acara ini berlangsung di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta, dari tanggal 27 Juli hingga 3 Agustus. Sekitar 178 petenis akan berkompetisi memperebutkan total hadiah sebesar Rp 250 juta. Turnamen ini bertujuan untuk menentukan peringkat petenis sebagai persiapan menjelang PON 2028, khususnya bagi kontingen DKI.
Peserta Turnamen dan Peringkat
Di antara petenis putra yang berpartisipasi, terdapat sepuluh nama teratas seperti Tegar Abdi Satrio Wibowo, Lucky Chandra Kurniawan, Rangga Wisnu Kresna Rafansyah, Michal Ihsan Wicaksana, Claudio Renaldi Lumanaw, M Akmal Junaini, dan Ega Uneputy. Sementara itu, di kategori putri, sepuluh petenis teratas termasuk Nadya Dhaneswara, Meydiana Laviola, Lailatul Fajria, Bunga Nuraini, serta juara bertahan dari DKI, Mischka Sinclair Goenadi.
Target dan Harapan Pelti DKI
"Karena ini merupakan event persiapan kami untuk menuju PON 2028," ungkap Ketua Pelti DKI, Hari Nugroho. Pelti DKI berharap kontingen mereka dapat melampaui pencapaian di PON 2024, di mana mereka meraih empat medali perak dan dua medali perunggu. "Kalau kami bicara PON 2028, persiapannya minimal dua tahun itu harus siap. Target ke depan saya ingin minimal dua emas untuk di NTB, NTT, tapi untuk tenis diselenggarakan di Jakarta," tambahnya.
Turnamen ini juga akan melibatkan pertandingan beregu untuk Aparatur Sipil Negara dan Pegawai BUMN, dengan total 16 tim yang masing-masing terdiri dari sembilan orang. Kategori yang dipertandingkan mencakup ganda eksekutif, ganda campuran prestasi, dan ganda KU85. Rencananya, acara ini akan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Sabtu (1/8) pukul 08.00 WIB, didampingi oleh Ketua PP Pelti, Nurdin Halid, serta Wamenhan dan Wamenhum sebagai pembina PP Pelti.