Logo
Moto GP

Valentino Rossi Hampir Beralih ke F1 Bersama Ferrari, Yamaha Rekrut Lorenzo

Valentino Rossi pernah membuat Yamaha cemas akan kemungkinan kepergiannya ke Formula 1, yang mendorong tim tersebut untuk merekrut Jorge Lorenzo sebagai penerusnya. Rencana Rossi untuk bergabung denga...

E
Eko Prasetyo
18 August 2026 25 pembaca
Valentino Rossi bersama pembalap Ferrari F1, Michael Schumacher.
Valentino Rossi bersama pembalap Ferrari F1, Michael Schumacher.

Valentino Rossi pernah menjadi sumber kekhawatiran bagi Yamaha karena kemungkinan dirinya bergabung dengan Formula 1. Kekhawatiran ini menjadi salah satu alasan di balik keputusan Yamaha untuk merekrut Jorge Lorenzo, yang kemudian menjadi penerus sukses Rossi. Rencana Lorenzo bergabung dengan Yamaha ternyata berkaitan erat dengan niatan Rossi untuk mengeksplorasi karier di Formula 1.

Pada saat itu, Rossi sudah menjadi pembalap utama Yamaha setelah berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP pada tahun 2004 dan 2005. Namun, di tengah kesuksesannya, muncul kesempatan bagi Rossi untuk meninggalkan MotoGP dan bergabung dengan tim Ferrari di ajang Formula 1. Davide Brivio, mantan petinggi Yamaha, mengungkapkan bahwa rumor mengenai kepindahan Rossi bukanlah sekadar spekulasi belaka. Ferrari memang menunjukkan ketertarikan yang serius untuk merekrut Rossi sebagai pembalap Formula 1 pada tahun 2007.

Uji Coba Bersama Ferrari

Brivio menjelaskan bahwa Rossi telah menjalani beberapa tes bersama Ferrari, termasuk pengujian di Valencia pada Februari 2006 yang dihadiri oleh para pembalap Formula 1. “Rumor tersebut sangat konkret. Saya ingat dia melakukan tes F1 pertamanya pada 2004. Bukan sekadar untuk bersenang-senang, dia juga menjalani tes penting pada Februari 2006 di Valencia bersama semua pembalap Formula 1,” ungkap Brivio.

Setelah kembali dari tes tersebut, Rossi menceritakan pengalamannya kepada tim Yamaha. Menurut Brivio, meskipun MotoGP tetap menjadi pilihan utama Rossi, tawaran nyata dari Ferrari membuat Yamaha harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. “Kemudian ada ketertarikan nyata, proposal nyata dari Ferrari untuk bergabung pada 2007. Di sinilah bab Jorge Lorenzo dimulai, karena kami tahu Valentino bisa saja pergi ke Formula 1,” tambahnya.

Pencarian Penerus Rossi

Yamaha pun mulai mencari pengganti Rossi. Brivio mengaku mengusulkan nama Lorenzo setelah berdiskusi dengan manajemen Yamaha. “Jadi apa yang kami lakukan jika Valentino pergi? Itulah masalahnya. Kami harus mencari pembalap muda yang tidak harus menggantikan Valentino, tetapi bisa mencoba menjadi pembalap papan atas seperti dia. Dan muncullah ide Jorge Lorenzo,” jelas Brivio.

Pada akhirnya, Rossi memutuskan untuk tetap bertahan di MotoGP. Namun, Yamaha tetap merekrut Lorenzo untuk musim 2008. Keputusan ini terbukti tepat, karena Lorenzo berkembang menjadi rival internal Rossi dan berhasil meraih tiga gelar juara dunia bersama Yamaha pada tahun 2010, 2012, dan 2015. Dengan demikian, meskipun rencana Rossi untuk bergabung dengan Formula 1 tidak terwujud, hal tersebut justru membuka jalan bagi terciptanya salah satu duet paling ikonik dalam sejarah Yamaha.

Artikel Terkait