Logo
Basket

Valkyries Golden State Raih Gelar WNBA Pertama Setelah Kalahkan Atlanta Dream

Golden State Valkyries berhasil meraih gelar juara WNBA pertamanya setelah menaklukkan Atlanta Dream dengan skor 68-63 dalam Game 7 Final WNBA 2026 yang berlangsung di Chase Center, San Francisco.

B
Bayu Biru
01 November 2026 9 pembaca
Para pemain Golden State Valkyries melakukan selebrasi setelah menjuarai WNBA 2026 dengan mengalahkan Atklanta Dream dalam seri final 4-3. (Foto: AP)
Para pemain Golden State Valkyries melakukan selebrasi setelah menjuarai WNBA 2026 dengan mengalahkan Atklanta Dream dalam seri final 4-3. (Foto: AP)

Golden State Valkyries mencetak sejarah dengan meraih gelar juara WNBA untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Atlanta Dream dengan skor 68-63 dalam pertandingan Game 7 Final WNBA 2026 yang diadakan di Chase Center, San Francisco, pada Sabtu malam, 31 Oktober.

Gabby Williams tampil sebagai bintang utama dalam kemenangan Valkyries dengan mencetak 30 poin, yang sekaligus membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) Final WNBA. Dari total poin tersebut, 28 di antaranya berhasil dicetak Williams pada paruh kedua pertandingan, termasuk 15 poin pada kuarter ketiga. Penampilannya tersebut juga memecahkan rekor poin terbanyak dalam satu babak pertandingan Final WNBA. Williams mencetak 11 poin terakhir untuk timnya pada kuarter ketiga, membawa Valkyries berbalik unggul 45-44 setelah sebelumnya tertinggal enam poin di paruh pertama.

“Saya menyukai momen seperti ini. Natalie (Nakase) meminta saya bersabar pada babak pertama. Saya mendengarkan instruksinya,” ungkap Williams mengenai strateginya dalam pertandingan tersebut.

Pertandingan Ketat Hingga Akhir

Ketegangan pertandingan terus berlanjut hingga kuarter keempat. Saat skor imbang 53-53, Williams berhasil mencetak sembilan poin berturut-turut yang membuat Valkyries menjauh. Ia juga berhasil memasukkan tembakan tiga angka saat waktu tersisa 2 menit 18 detik, mengubah kedudukan menjadi 60-57. Rhyne Howard sempat menyamakan skor menjadi 57-57 melalui layup dengan sisa waktu 2 menit 41 detik. Namun, Williams kembali menunjukkan ketajamannya dengan tembakan tiga angka krusial sebelum menambah dua poin melalui lemparan bebas pada 1 menit 40 detik terakhir.

Atlanta Dream berusaha mengejar ketertinggalan, di mana Allisha Gray berhasil memasukkan dua lemparan bebas dengan waktu tersisa 11 detik. Namun, usaha tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Veronica Burton kemudian mengamankan dua lemparan bebas bagi Valkyries dengan sisa waktu 5,1 detik, memastikan kemenangan timnya.

Peran Penting Pemain dan Pelatih

Gray menyumbangkan 16 poin untuk Atlanta, sementara Jordin Canada mencetak 18 poin, dan Angel Reese menambahkan delapan poin serta 12 rebound. Kegagalan ini membuat Atlanta kembali kehilangan kesempatan untuk meraih gelar dalam upaya keempat mereka di Final WNBA. Selain Williams, Kiah Stokes juga berkontribusi besar dengan mengamankan 13 rebound dan mencatatkan dua blok. Tiffany Hayes, yang sebelumnya menghabiskan 10 musim bersama Dream sebelum kembali dari masa pensiun dua tahun lalu, menyumbangkan 11 poin.

Pelatih Golden State Valkyries, Natalie Nakase, juga mendapatkan pujian atas keputusan strategisnya dalam mengubah susunan pemain utama dengan memasukkan Kaila Charles dan Hayes ketika timnya tertinggal 1-2 dalam seri final. Keberhasilan ini terasa sangat spesial, mengingat Valkyries baru menjalani musim kedua mereka sejak bergabung sebagai tim ekspansi WNBA pada 2025. Mereka juga mencatatkan sejarah sebagai tim ekspansi pertama yang berhasil mencapai babak playoff pada musim debutnya. Dengan gelar ini, Golden State Valkyries memenuhi target pemilik tim, Joe Lacob, yang tiga tahun lalu berjanji untuk meraih gelar juara dalam lima tahun pertama keberadaan klub.

Artikel Terkait