Jakarta - Fabio Quartararo, pebalap MotoGP, sering kali menyampaikan keluhan mengenai performa tim Yamaha. Dalam situasi ini, tim Garpu Tala disarankan untuk segera meminta Quartararo berhenti berbicara kepada media. Sejauh ini, Yamaha belum menunjukkan performa yang memuaskan dalam empat balapan MotoGP 2026, dengan pencapaian terbaik hanya meraih posisi ketujuh di sprint race MotoGP Spanyol 2026.
Di balapan utama, hasil terbaik Yamaha tercatat pada posisi ke-14 di MotoGP Thailand dan MotoGP Spanyol. Quartararo mengungkapkan bahwa timnya belum menunjukkan perubahan yang signifikan, sehingga ia merasa pesimistis menjelang balapan MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans pada akhir pekan ini. Sikap Quartararo yang terus mengeluh mendapatkan kritik dari mantan pebalap MotoGP, Niel Hodgson, yang berpendapat bahwa Yamaha sebaiknya melarang Quartararo untuk berbicara kepada media.
Hodgson menyatakan, "Jika saya berada di departemen komunikasi Yamaha, saya akan mengatakan kepadanya 'cukup'. Saya tidak akan membiarkannya berbicara kepada media lagi karena itu sangat negatif." Ia juga menambahkan bahwa meskipun pernyataan Quartararo ada benarnya, ia tidak perlu terus-menerus mengulanginya. Hodgson mengakui bahwa Quartararo adalah sosok yang baik, namun ia percaya bahwa pebalap tersebut ingin terus mendorong Yamaha untuk berbenah agar tidak bekerja dengan lambat.
Dengan kondisi yang ada, para penggemar dan pengamat MotoGP menantikan langkah selanjutnya dari Yamaha dan Quartararo, terutama menjelang balapan di Prancis.