Kabar mengejutkan datang dari skuad tunggal putra Pelatnas Cipayung, di mana Yohanes Saut Marcellyno telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari tim nasional Indonesia, yang berlaku mulai 1 Juli 2026. Keputusan ini diambil setelah penampilannya yang tidak memuaskan dalam beberapa tahun terakhir, ditambah dengan kemajuan yang ditunjukkan oleh beberapa pemain junior di bawahnya, seperti Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Richie Duta Richardo.
Perubahan Pasangan Pemain Senior
Sementara itu, pemain senior Indonesia, Muhammad Rian Ardianto, akan dipasangkan dengan juniornya, Daniel Edgar Marvino, yang diharapkan dapat membentuk duet baru yang kompetitif di Pelatnas. Sebelumnya, Muhammad Rian berpasangan dengan Rahmat Hidayat, namun keduanya dinilai kurang berkembang dalam beberapa waktu terakhir. Di sisi lain, Daniel Edgar Marvino sebelumnya menjalin kerjasama dengan mantan juara All England, Bagas Maulana.
Pembaruan di Sektor Ganda Campuran dan Ganda Putri
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) juga mengumumkan pasangan baru untuk sektor ganda campuran, yaitu Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu. Dejan sebelumnya berpasangan dengan Bernadine Anindya Wardana, sedangkan Apriyani Rahayu, yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Tokyo, akan mencoba peruntungannya di sektor ganda campuran setelah sebelumnya berpasangan dengan Lanny Tria Mayasari.
Di sektor ganda putri, pebulutangkis spesialis tunggal putri, Ester Nurumi Tri Wardoyo, akan bergabung dengan Lanny Tria Mayasari untuk membentuk kemitraan baru. Ester, yang dikenal memiliki kekuatan yang cukup besar, dinilai memiliki potensi yang baik untuk bermain di sektor ganda putri. Mengingat riwayat cedera yang dialaminya, tim pelatih memutuskan untuk mencobanya berpasangan dengan Lanny Tria Mayasari. "Ester memiliki power yang baik dari belakang, smes yang kuat, penempatan bola yang akurat, serta kemampuan bergerak dan melakukan transisi yang sangat baik. Modal tersebut sangat penting dalam pola permainan ganda putri saat ini," kata pelatih ganda putri PP PBSI, Karel Mainaky.