Paris - Zinedine Zidane, yang sudah lima tahun tidak melatih, ternyata tidak kekurangan peminat. Namun, semua tawaran yang datang kepadanya ditolak demi kesempatan melatih Timnas Prancis.
Pada Selasa (28/7/2026) sore WIB, Zidane diumumkan sebagai pelatih baru Les Bleus, menggantikan Didier Deschamps. Dia menandatangani kontrak selama empat tahun, yang akan berlanjut hingga Piala Dunia 2030. Ini menandai kembalinya Zidane ke dunia manajerial setelah terakhir kali menjabat sebagai pelatih Real Madrid pada tahun 2021, seolah-olah dia bangkit dari "tidur panjang" dalam kariernya.
Tawaran dari Klub-klub Besar
Selama masa rehatnya, Zidane tetap menjadi incaran klub-klub top Eropa seperti Manchester United, Chelsea, dan Juventus. Namun, meskipun banyak tawaran yang datang, Zidane memilih untuk menolak semuanya. Baginya, impian terbesarnya adalah menjadi pelatih timnas negaranya, yang dianggap sebagai puncak dari kariernya yang gemilang.
Komitmen untuk Timnas
"Bagi saya, hari ini seperti mimpi yang terwujud. Saya punya banyak tawaran melatih klub dalam 4-5 tahun terakhir, dan saya tolak semua demi Timnas Prancis," ungkap Zidane. Dia menambahkan, "Ini satu-satunya keinginan saya. Saya sudah jadi bagian tim itu sejak masih kecil; saya mulai di tim U-15 dan bekerja keras untuk di setiap level usia hingga mencapai skuad senior."
Zidane juga menekankan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi tim, "Saya ingin memberikan segalanya agar tim ini terus menang - itu satu-satunya yang bikin saya semangat."