Guard Satria Muda Pertamina Bandung, Abraham Damar Grahita, menegaskan bahwa timnya perlu melakukan penyesuaian dan mengambil pelajaran dari situasi sulit yang dihadapi di playoff. Dalam pertandingan semifinal IBL Gopay 2026 yang berlangsung di GOR Laga Tangkas, Bogor, Satria Muda harus mengakui keunggulan Bogor Hornbills dengan skor akhir 82-93.
“Kredit untuk Hornbills yang berhasil memanfaatkan keunggulan mereka di game ini untuk benar-benar menghajar kami. Sekarang posisi kami seolah terdesak, namun saya rasa ini bukan situasi yang terjadi setiap hari. Justru dari kondisi ini kami harus membuat penyesuaian dan belajar agar menjadi pemain serta organisasi yang lebih baik,” ungkap Abraham Damar Grahita.
Dinamika Tim dan Fokus untuk Perbaikan
Abraham menambahkan bahwa dinamika tim memang terasa, terutama di masa playoff. “Hari ini kami tidak memutar bola dengan baik, jujur saja. Banyak hal yang bisa dikeluhkan, tetapi pada akhirnya kami harus fokus membuat penyesuaian dan tampil jauh lebih baik di game berikutnya,” tutup Bram.
Statistik Pertandingan dan Rencana Selanjutnya
Dari segi statistik, Satria Muda unggul dalam fast break points dengan total 15 berbanding 10. Akurasi free throw yang mencapai 73 persen sempat membantu tim memperlebar selisih skor. Selain itu, akurasi field goals mencapai 46 persen (29/63), termasuk 54 persen untuk tembakan dua poin dan 35 persen untuk tembakan tiga poin.
Kontribusi dari bench point dengan 14 poin dan 19 assist tetap menjadi catatan positif bagi Satria Muda Pertamina Bandung meskipun belum cukup untuk meraih kemenangan. Selanjutnya, Satria Muda Pertamina Bandung akan kembali bertanding melawan Bogor Hornbills pada Jumat, 12 Juni 2026 di GOR Laga Tangkas.