Logo
Basket

Aces dan Mercury Siap Bertarung di Pembukaan Musim WNBA 2026

Las Vegas Aces akan memulai musim WNBA 2026 dengan menghadapi Phoenix Mercury dalam laga yang merupakan pengulangan final musim lalu. Pertandingan ini diharapkan menjadi salah satu yang paling dinanti...

E
Elvira Adhitama
10 May 2026 12 pembaca
Aces dan Mercury Siap Bertarung di Pembukaan Musim WNBA 2026
A'ja Wilson (tengah) dan Las Vegas Aces datang ke musim baru dengan status juara bertahan setelah merebut gelar ketiga dalam empat musim terakhir. (Foto: AP)

Las Vegas Aces akan membuka musim WNBA 2026 dengan bertanding melawan Phoenix Mercury pada hari Sabtu, 9 Mei, sore waktu setempat, atau Minggu dinihari WIB. Pertandingan ini menjadi sorotan karena kedua tim sebelumnya bertemu di final WNBA 2025, di mana Aces berhasil meraih kemenangan dengan skor bersih 3-0.

Aces memasuki musim baru dengan status sebagai juara bertahan setelah berhasil merebut gelar ketiga dalam empat tahun terakhir. Kesuksesan tim ini dipimpin oleh A'ja Wilson, yang menunjukkan performa luar biasa sepanjang musim lalu. Wilson meraih penghargaan MVP WNBA untuk keempat kalinya pada 2025, mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Lisa Leslie, Sheryl Swoopes, dan Lauren Jackson sebagai pemain dengan gelar MVP terbanyak dalam sejarah liga. Pebasket berusia 29 tahun ini kini berpeluang untuk mencetak sejarah baru dengan menjadi pemain pertama yang meraih MVP selama tiga musim berturut-turut.

“Saya suka membuktikan orang salah. Saya suka ketika orang tidak menyangka saya atau tim saya bisa berada di posisi ini,” ungkap Wilson kepada Las Vegas Review-Journal. Musim lalu, ia mencatatkan rata-rata 23,4 poin, 10,2 rebound, dan 3,1 assist per pertandingan. Selain itu, performanya di playoff juga sangat dominan, dengan rata-rata 26,8 poin, 10 rebound, 3,3 assist, 2,5 blok, dan 2,1 steal. Dalam final melawan Mercury, Wilson menjadi kunci kemenangan Aces dengan mencetak 34 poin dan 31 poin dalam dua pertandingan terakhir.

Perjalanan Menarik Mercury

Meskipun kalah di final, perjalanan Phoenix Mercury musim lalu tetap dianggap mengejutkan. Tim ini berhasil mencapai final sebagai unggulan keempat dan menyingkirkan unggulan teratas, Minnesota Lynx, dengan kemenangan 3-1 di semifinal. Pada musim ini, Mercury masih mengandalkan skuad veteran. Kahleah Copper tampil konsisten di playoff dengan rata-rata 17,8 poin per pertandingan. Selain Copper, tim ini juga diperkuat oleh DeWanna Bonner, yang memasuki musim ke-18 di WNBA, serta Alyssa Thomas, yang menunjukkan performa impresif di final dengan tiga double-double dan satu triple-double di laga semifinal.

Thomas menyatakan bahwa pengalaman playoff musim lalu memberikan pelajaran berharga bagi para pemain muda di timnya. “Kami punya banyak pemain yang baru pertama kali merasakan playoff. Sangat sulit mempersiapkan seseorang menghadapi kerasnya pertandingan playoff,” ujar Thomas saat media day Mercury. Salah satu pemain muda yang menarik perhatian adalah Monique Akoa Makani, yang tampil sebagai starter sepanjang musim rookie-nya tahun lalu.

Ujian Berat di Laga Pembuka

Pada laga pembuka nanti, lini belakang Mercury akan menghadapi tantangan besar melawan kekuatan perimeter Las Vegas, yang diperkuat oleh Jackie Young, Chelsea Gray, Jewell Loyd, serta rekrutan baru Chennedy Carter. Pertandingan ini diharapkan menjadi momen yang menarik bagi para penggemar WNBA.

Artikel Terkait