Logo
Olahraga Lain

Agit Kabayel Siapkan Pertarungan Perdana sebagai Juara Dunia WBC Kelas Berat

Agit Kabayel bersiap untuk pertarungan pertamanya sebagai juara dunia WBC kelas berat, yang direncanakan berlangsung pada bulan November di Jerman. Setelah meraih gelar penuh, Kabayel ingin mempertaha...

A
Arya Satya
12 September 2026 7 pembaca
Agit Kabayel
Agit Kabayel

Agit Kabayel semakin mendekati pertarungan pertamanya untuk mempertahankan gelar dunia WBC kelas berat. Setelah dinyatakan sebagai juara penuh, Kabayel diperkirakan akan kembali bertanding pada bulan November di Jerman.

Sebelumnya, Kabayel berhasil merebut gelar interim WBC dengan mengalahkan Zhilei Zhang pada bulan Februari. Kemenangan tersebut membawanya lebih dekat kepada Oleksandr Usyk, yang saat itu menjabat sebagai juara dunia WBC. Kabayel kemudian mempertahankan gelar interim dengan mengalahkan Damian Knyba dan sempat menjadi penantang wajib untuk gelar WBC yang dimiliki Usyk. Namun, Usyk akhirnya memilih untuk melepaskan gelar kelas beratnya, yang mengakibatkan Kabayel dipromosikan menjadi juara dunia WBC penuh.

Pencapaian Bersejarah untuk Tinju Jerman

Pencapaian ini sangat berarti bagi dunia tinju di Jerman, karena Kabayel menjadi petinju Jerman pertama yang meraih gelar dunia kelas berat sejak Max Schmeling sekitar 94 tahun yang lalu. Saat ini, Kabayel bersiap untuk menjalani tantangan berikutnya sebagai juara.

Menurut laporan dari Mike Coppinger, pertarungan pertama Kabayel sebagai juara WBC diharapkan segera diumumkan dan akan berlangsung pada bulan November di Jerman. Manajer Kabayel, Spencer Brown, menyatakan kepada Ring Magazine bahwa kepastian mengenai pertarungan tersebut diharapkan akan segera terwujud.

Target Pertarungan Unifikasi

Setelah mempertahankan gelar pertamanya, Kabayel memiliki ambisi yang lebih besar. Ia berencana untuk mengejar pertarungan unifikasi melawan Filip Hrgovic pada tahun depan. Hrgovic baru saja meraih gelar IBF kelas berat setelah mengalahkan Moses Itauma, tetapi sebelum menghadapi Kabayel, petinju asal Kroasia tersebut harus menjalani pertahanan wajib melawan Frank Sanchez.

Jika Kabayel benar-benar bertarung di Jerman pada bulan November, ini akan menjadi pertarungan gelar dunia kelas berat pertama di negara itu dalam lebih dari sepuluh tahun. Pertarungan terakhir yang melibatkan perebutan gelar kelas berat di Jerman terjadi ketika Tyson Fury mengalahkan Wladimir Klitschko pada tahun 2015.

Baru-baru ini, Kabayel juga menerima tantangan dari Nelson Hysa, petinju asal Albania yang meminta kesempatan untuk menantang gelarnya setelah menang KO atas Thomas Narmo. Namun, Hysa saat ini belum masuk dalam 15 besar peringkat WBC, sehingga peluangnya untuk mendapatkan pertarungan melawan Kabayel masih sangat kecil.

Untuk saat ini, fokus utama Agit Kabayel adalah mempertahankan gelar pertamanya. Jika ia berhasil melewati pertarungan tersebut, langkah berikutnya bisa membawanya menuju duel unifikasi melawan Hrgovic.

Artikel Terkait