Logo
Olahraga Lain

Jaron Ennis Diprediksi Mampu Kalahkan Terence Crawford

Diskusi mengenai kemungkinan pertarungan antara Jaron Ennis dan Terence Crawford kembali mengemuka setelah Crawford pensiun. Ryan Garcia menilai Ennis memiliki peluang besar untuk mengalahkan Crawford...

A
Anggun Ratnasari
12 September 2026 4 pembaca
Terence Crawford dan Jaron Ennis
Terence Crawford dan Jaron Ennis

Perbincangan tentang potensi duel antara Jaron Ennis dan Terence Crawford kembali mencuat dalam beberapa hari terakhir. Pertarungan ini sebelumnya dianggap sulit terlaksana setelah Crawford mengumumkan pensiun dari dunia tinju profesional pada akhir tahun lalu. Crawford menutup kariernya dengan catatan 42 kemenangan tanpa satu pun kekalahan, serta mencatat sejarah sebagai petinju pertama di era pascaperang yang menjadi juara dunia tak terbantahkan di tiga kelas berbeda.

Namun, situasi mulai berubah setelah keduanya muncul dalam siaran DAZN pekan lalu, di mana mereka terlibat dalam percakapan yang menghidupkan kembali kemungkinan pertarungan. Ryan Garcia memberikan pandangannya mengenai duel ini dalam wawancara dengan Club Shay Shay, di mana ia secara tegas menyatakan bahwa Ennis memiliki peluang untuk mengalahkan Crawford. “Seratus persen Boots bisa mengalahkannya. Saya hanya mengatakan apa adanya,” ungkap Garcia.

Kecepatan Jadi Kunci

Garcia menekankan bahwa kecepatan akan menjadi faktor krusial saat menghadapi Crawford. Ia berpendapat bahwa petinju yang memiliki kemampuan bergerak cepat dan melancarkan serangan secara cepat dapat memberikan masalah bagi Crawford. Garcia memberikan contoh bagaimana Saul “Canelo” Alvarez pernah mengalami kesulitan saat berhadapan dengan petinju yang cepat, seperti Gamboa. “Canelo lambat. Dia pernah mendapat masalah ketika menghadapi Gamboa karena Gamboa cepat. Memang dia akhirnya menang, tetapi dia tetap mengalami kesulitan. Menurut saya, kamu membutuhkan petarung cepat untuk mengalahkan Crawford,” jelasnya.

Garcia juga berpendapat bahwa lawan yang terlalu lambat akan kesulitan menghadapi gaya bertinju Crawford. Oleh karena itu, ia melihat karakter Jaron Ennis yang cepat dan agresif sebagai salah satu faktor yang dapat membuat pertarungan ini menarik. Selain itu, Garcia juga membuka peluang untuk bertarung melawan Crawford di masa depan. Ia menyatakan kesediaannya untuk naik ke kelas welter super atau 154 pound demi mendapatkan pertarungan tersebut. “Saya ingin melawan Bud. Saya sudah mengatakannya sejak dulu. Saya bersedia naik ke 154 pound, tetapi tidak ke 160,” tambah Garcia.

Rencana Jaron Ennis

Garcia memiliki rencana panjang sebelum menantang Crawford. Ia ingin terlebih dahulu mengalahkan Conor Benn, kemudian Teofimo Lopez dan Devin Haney, sebelum mengejar status juara dunia tak terbantahkan. “Setelah saya mengalahkan Conor Benn dengan spektakuler, mengalahkan Teofimo secara meyakinkan, dan mengalahkan Devin Haney untuk terakhir kalinya, saya akan menjadi juara tak terbantahkan. Setelah itu saya akan memanggil Terence dan mengatakan, ayo kita bertarung,” ujarnya.

Sementara itu, Jaron Ennis diperkirakan memiliki rencana yang berbeda. Juara WBA dan WBO kelas welter super ini dilaporkan sedang mempersiapkan pertarungan unifikasi tiga gelar melawan juara IBF, Josh Kelly, sebelum akhir tahun 2026. Jika Ennis berhasil mengumpulkan seluruh gelar di kelas welter super, peluang untuk bertarung melawan Crawford dapat kembali terbuka dengan taruhan yang jauh lebih besar.

Artikel Terkait