Pelatih Dewa United Banten, Agusti Julbe Bosch, mengungkapkan bahwa jadwal yang sangat padat dalam beberapa minggu mendatang akan menjadi tantangan besar bagi timnya. Hal ini terutama menjelang Final Six (F6) Basketball Champions League (BCL) Asia-East sebelum mereka melanjutkan ke babak playoff IBL.
“Kami akan menjalani playoff bersamaan dengan BCL Final Six. Jadwal ke depan pasti akan sangat padat, tetapi sebenarnya kami sudah menjalani situasi seperti ini dalam satu setengah hingga dua bulan terakhir dengan menjalani dua kompetisi sekaligus,” jelas Agusti Julbe.
Fokus pada Kebugaran Pemain
Julbe menekankan bahwa perhatian utama tim saat ini adalah menjaga kondisi fisik para pemain agar tetap dalam performa terbaik di setiap pertandingan. “Yang harus kami lakukan sekarang adalah menjaga kondisi pemain sebaik mungkin, mengatur load management, tetapi tetap memastikan mereka siap tampil maksimal setiap malam,” tambahnya.
Pengalaman sebagai Modal Penting
Menurut Julbe, pengalaman tim dalam menghadapi banyak pertandingan berturut-turut selama musim reguler bisa menjadi aset berharga saat menghadapi playoff dan F6 mendatang. “Ini memang pekerjaan yang tidak mudah, tetapi mungkin pengalaman menjalani banyak back-to-back game di BCL dan IBL selama beberapa waktu terakhir bisa membantu kami lebih siap menghadapi playoff nanti,” ungkapnya.
Selanjutnya, Dewa United dijadwalkan untuk bertanding melawan tim dari Mongolia, Chinggis Broncos pada 20 Mei 2026, dan Johor Southern Tigers dari Malaysia pada 21 Mei 2026, dalam ajang F6 BCL Asia-East yang akan berlangsung di Johor Bahru. Sementara itu, di playoff IBL 2026, Dewa United akan berhadapan dengan Tangerang Hawks pada babak perempat final, dengan Game 1 dijadwalkan pada 28 Mei 2026.