Pembalap Ai Ogura dari tim Trackhouse Racing mengungkapkan penyesalannya terkait insiden yang melibatkan dirinya dengan Pedro Acosta dalam ajang MotoGP Catalunya yang berlangsung baru-baru ini. Ia mengakui bahwa kesalahannya berasal dari keinginan yang berlebihan untuk meraih podium.
Dalam balapan tersebut, Ogura menunjukkan ambisi yang besar untuk bersaing di posisi teratas. Namun, hal ini justru membuatnya kurang berhati-hati, yang berujung pada tabrakan dengan Acosta. Akibat dari insiden tersebut, ia menerima hukuman penalti karena dianggap bersalah. Setelah perlombaan, Ogura menyatakan bahwa manuver berbahaya yang dilakukannya seharusnya tidak terjadi.
"Hari Minggu yang aneh, dengan tiga kali start. Kami memiliki kecepatan yang bagus dan menjelang akhir kami mampu mengejar beberapa pembalap di depan. Tapi di lap terakhir, tikungan terakhir, itu adalah kesalahan bodoh saya. Seharusnya saya tidak melakukan gerakan itu. Pada akhirnya, saya menyingkirkan satu pembalap dan menempatkan diri saya di posisi kesembilan. Jadi itu sama sekali tidak bagus," ungkap Ogura dalam wawancaranya dengan media setempat.
Insiden Lain di Balapan yang Sama
Ogura bukanlah satu-satunya pembalap dari Trackhouse yang terlibat dalam insiden selama balapan yang penuh drama itu. Rekan setimnya, Raul Fernandez, juga mengalami bentrokan saat bersenggolan dengan Jorge Martin dari tim Aprilia pada lap pertama. Beruntung, Fernandez tidak mendapatkan hukuman apapun dari insiden tersebut.
Komitmen untuk Lebih Hati-hati
Melihat kejadian ini, Ogura bertekad untuk lebih berhati-hati di masa mendatang, terutama ketika berusaha meraih posisi tiga besar dalam balapan utama. Ia menyadari bahwa jika terus memaksakan diri, hal tersebut dapat berakibat fatal bagi kariernya.