Ho Chi Minh City, Vietnam: Pada hari Minggu, Aidil Sholeh Ali Sadikin dari Malaysia meraih salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya dengan mengalahkan unggulan pertama dari Singapura, Jason Teh Jia Heng, dalam dua set langsung. Dengan skor 21-16, 21-14, Aidil berhasil merebut gelar tunggal putra di Vietnam Open 2026, sekaligus menjadi gelar pertamanya di level Super 100 dan memberikan Malaysia gelar juara tunggal putra di Tur Dunia untuk musim ini.
Kemenangan Mengesankan di Final
Aidil, yang menempati peringkat 91 dunia, menunjukkan performa yang luar biasa selama turnamen ini. Ia memasuki final sebagai pemain dengan peringkat lebih rendah, namun tidak menunjukkan rasa takut menghadapi Jason Teh, yang berada di peringkat 33 dunia. Aidil mengendalikan jalannya pertandingan dan menyelesaikan laga tanpa perlu bermain di set penentu.
Dengan kemenangan ini, Aidil mencatatkan kemenangan kedua atas Jason dalam dua pertemuan sepanjang kariernya. Kemenangan ini juga menandai pencapaian penting bagi Aidil setelah beberapa kali hampir meraih gelar di level yang sama sebelumnya, termasuk posisi runner-up di Indonesia Masters Super 100 II pada tahun 2024 dan final di Al Ain Masters di Abu Dhabi tahun lalu.
Perjalanan Menuju Gelar
Selama perjalanan di Vietnam Open, Aidil mengalahkan Dong Tian Yao dari Tiongkok di perempat final dengan skor 21-18, 21-17. Ia kemudian berhasil bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan Minoru Koga dari Jepang dalam semifinal dengan skor 14-21, 21-15, 21-17, dalam pertandingan yang berlangsung selama 68 menit. Di final, Aidil menunjukkan performa paling tenang dan terfokus sepanjang minggu ini.
Sebagai imbalan atas kemenangan ini, Aidil Sholeh membawa pulang hadiah uang sebesar US$8.250, yang setara dengan sekitar RM33.580. Sementara itu, Jason Teh mendapatkan hadiah sebesar US$4.180, atau sekitar RM17.015, sebagai juara kedua. Lebih dari sekadar hadiah uang, kejuaraan ini memberikan poin peringkat yang berharga dan meningkatkan kepercayaan diri Aidil dalam upayanya untuk membangun momentum di sisa musim bulu tangkis.