Logo
Raket

Akane Yamaguchi Melaju ke Final Asian Games 2026 Setelah Kalahkan Wang Zhiyi

Akane Yamaguchi dari Jepang berhasil menaklukkan Wang Zhiyi dari Tiongkok dalam pertandingan semifinal, memastikan tempatnya di final Asian Games 2026.

A
Arya Satya
29 September 2026 13 pembaca
Akane Yamaguchi/[Foto:AFP]
Akane Yamaguchi/[Foto:AFP]

Pemain bulu tangkis Jepang, Akane Yamaguchi, berhasil mengalahkan Wang Zhiyi dari Tiongkok dengan skor 21-11, 22-20 dalam pertandingan semifinal yang berlangsung baru-baru ini. Kemenangan ini menjadi balasan bagi Yamaguchi setelah sebelumnya Wang membantu tim Tiongkok meraih gelar di ajang beregu.

Yamaguchi memulai gim pertama dengan baik dan meskipun Wang berhasil menyelamatkan match point, dia menutup gim kedua dengan kemenangan tipis 22-20. Wang menyatakan, "Setelah saling berhadapan di ajang beregu selama beberapa hari terakhir, kami berdua melakukan persiapan yang lebih terarah." Ia juga menambahkan, "Saya rasa saya bisa mendapatkan banyak hal dan belajar dari pertandingan hari ini."

Dominasi An Se-young di Semifinal

Sementara itu, juara bertahan An Se-young dari Korea Selatan juga melaju ke final setelah mengalahkan Chen Yufei dari Tiongkok dengan skor 21-5, 21-12. Pertandingan semifinal tunggal putri ini berlangsung pada hari Senin dan berakhir dengan hasil yang mengejutkan serta tidak terduga. An, yang merupakan unggulan teratas, berhasil meraih kemenangan dalam waktu hanya 40 menit.

Kekalahan dari An dan Yamaguchi mengakhiri harapan Tiongkok untuk meraih medali emas di nomor tunggal putri. Sebelumnya, pemain tunggal putra Tiongkok, Li Shifeng dan Shi Yuqi, yang merupakan juara dan runner-up di Hangzhou, juga tersingkir di babak 32 besar dan 16 besar.

Kejutan di Nomor Ganda Campuran

Di nomor ganda campuran, terjadi kejutan ketika pasangan peringkat 1 dunia dari Tiongkok, Feng Yanzhe dan Huang Dongping, kalah dari pasangan Indonesia, Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah dengan skor 21-12, 21-14. Huang mengungkapkan, "Kita sepertinya tidak punya solusi dan selalu bermain mengikuti ritme lawan. Pemain putra itu tidak terlalu tinggi, tetapi dia sangat cepat. Jika kita tidak bisa mengimbanginya, maka akan sangat sulit bagi kita untuk menyerang."

Artikel Terkait