Dalam perkembangan terbaru di dunia basket Eropa, Aleksej Pokusevski, yang sebelumnya bermain untuk Partizan Belgrade, telah memutuskan untuk melanjutkan kariernya di Rusia bersama Lokomotiv Kuban. Keputusan ini diambil setelah dua musim bersama Partizan, di mana ia akan bekerja sama dengan Tomislav Tomovic, rekan senegaranya dari Serbia. Selain itu, Pokusevski juga memiliki hubungan yang erat dengan Yunani, yang membuatnya tertarik untuk mendapatkan paspor negara tersebut.
Keterikatan dengan Yunani
Selama musim panas, Pokusevski sempat dikaitkan dengan beberapa klub di Yunani, terutama karena peluang untuk mendapatkan paspor dan bermain sebagai pemain lokal. Dalam sebuah wawancara dengan "Meridian Sport", ia menjelaskan, "Situasi hidup membuat saya menghabiskan masa-masa pembentukan diri saya di Yunani, dari usia 13 hingga 18 tahun. Saya menghabiskan setiap musim panas di sana, saya memiliki rumah di sana, dan calon istri saya adalah orang Yunani. Saya mencintai negara itu, sama seperti saya mencintai Serbia.”
Harapan untuk Masa Depan
Pokusevski juga menambahkan, “Saya merasa ingin anak-anak saya tumbuh besar di Yunani kelak. Oleh karena itu, mendapatkan paspor adalah langkah yang logis. Tidak ada tekanan, saya tidak terburu-buru; jika memang sudah waktunya terjadi, hal itu akan terjadi. Itu hal yang wajar. Yunani terhubung dengan masa lalu saya dan masa depan yang saya inginkan. Dan mungkin ada juga kaitannya dengan bola basket. Seperti yang saya katakan, paspor Yunani tidak ada hubungannya dengan bola basket."
Setelah memulai kariernya di Olympiacos, Pokusevski kemudian melanjutkan ke NBA dan bermain untuk Oklahoma City Thunder serta Charlotte Hornets. Ia menegaskan bahwa pintu menuju NBA masih terbuka lebar baginya dan bahwa kemungkinan untuk kembali ke liga tersebut tetap ada.